| Red-Joss.com | Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika Serikat ke 16. Tumbuh dari keluarga miskin, pejuang demokrasi, tapi banyak musuhnya. Ia ditembak saat menghadiri pertunjukan di Teater Ford di Washington DC. Kepribadian Lincoln yang sangat manusiawi dan pengaruhnya yang luar biasa terhadap bangsa telah memberinya warisan abadi.
Banyak pernyataanya yang terkenal, antara lain tentang watak seseorang:
“Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man’s character, give him power” (Hampir semua orang dapat bertahan dalam kesulitan, tapi jika Anda ingin menguji watak aslinya, berikanlah dia kekuasaan), misalnya jadi ketua atau sekretaris eksekutif. Kalau dia orang yang sederhana, maka komunitasnya akan aman-aman saja. Akan tetapi, kalau dia serakah, cepat atau lambat akan muncul ‘ke-gaduh-an atau ‘pem-bungkam-an’ agar nampak lancar, tapi manipulasi jalan terus.
Hidup sederhana itu bukan berarti tak ingin memiliki, tapi pilihan hidup untuk tidak serakah.
Serakah adalah keinginan tidak terkendali dan tak terpuaskan, untuk misalnya mengumpulkan materi, ingin tetap berkuasa, dan mencari rasa aman sampai pada tingkat yang mengalahkan batas kewajaran.
Watuk (batuk) bisa diobati, tapi watak susah obatnya. Kalau Abraham Lincoln masih hidup, mungkin akan mengatakan… “yang berwatak serakah jangan diberi kuasa, hanya membuat kisruh hidup bersama.”
Salam sehat.
…
Jlitheng

