Luk. 6: 12-19
”Entahkah jadi seorang Imam/Romo maupun, ketika menduduki sebuah jabatan, maka ingatlah, bahwa Tuhan tidak salah memilih. Kau jadi atau berada di situ, karena kehendak Tuhan agar melaluinya jiwa-jiwa itu terlayani dan terselamatkan.”
…
Yesus memanggil dan memilih kedua belas Rasul untuk tugas perutusan dan pelayanan seperti dikisahkan dalam Injil: “Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa, dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya Rasul” (ayat 12-13).
Karena itu apa yang Tuhan kehendaki agar disadari dan diperbuat adalah:
1) Tuhan tidak pernah salah untuk memilih dan memanggil kita untuk jadi dan duduk di jabatan, baik di pemerintahan, masyarakat maupun di dalam Gereja;
2) Bukan penting jabatan atau gelar, tapi apa yang bisa kita lakukan untuk memuliakan Tuhan dan melayani sesama selama kita diberi kepercayaan itu;
3) Keluhuran diri dan martabat itu bukan terletak pada kedudukan atau jabatan, melainkan pada kerelaan kita untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan cara memperlakukan sesama terutama para bawahan.
Akhirnya, Tuhan tidak salah memilih kita, maka jangan menodai kepercayaan Tuhan dengan kesombongan dan kesalahan selama bertugas dan berkarya.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.