Luk. 12: 54-59
”Kekerasan yang dilawan dengan kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan yang lebih mengerikan, maka berdamai adalah cara terbaik untuk meredam permusuhan. Sesaat, ketika seorang memulai menawarkan jalan damai, maka ia telah memenangkan hati para lawan dan musuhnya.”
…
| Red-Joss.com | Dalam Injil hari ini Yesus menawarkan jalan damai untuk menghindari dari serangan para musuh dengan berkata: “Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara” (ayat 58).
Karena itu yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Ciptakan hati yang damai dan pikiran yang tenang dalam menghadapi setiap persoalan kehidupan;
2) Berinisiatif untuk berdamai dengan sesama, teristimewa pada lawan dan musuh sepanjang perjalanan kehidupan;
3) Jadilah pembawa damai, ketika ada permusuhan; pemulih kehidupan, bila terjadi keretakan; dan pemberi rasa aman, ketika terjadi kecemasan dan ketakutan.
Inisiatif perdamain selalu lahir dari jiwa yang mencintai dan menghormati kehidupan.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.