Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Nomen est Omen“
Nama Mempunyai Arti atau Nama Menujukkan Pribadi.
(Plautus)
…
Nama sejak Awal Penciptaan
Di seluruh jagad hidup ini, segala sesuatu, apa pun telah memiliki sebuah nama yang mengandung sebuah makna atau arti tertentu.
Bahkan sejak awal penciptaan, tatkala Sang Pencipta menciptakan segala sesuatu, Tuhan memberikan sebuah nama kepada masing-masing ciptaan itu.
Adam dan Siti Hawa memiliki nama yang mempunyai makna dan arti tertentu pula. Bahkan sebuah taman yang paling istimewa diberi-Nya nama, Eden.
Setia pada Nama
Ada seorang serdadu yang tidak berdisiplin dan non militan dalam Pemerintahan Raja Iskandar Agung. Dia bahkan cenderung untuk mundur di kala kobaran api peperangan sedang berkecamuk.
Hal ini menyebabkan Raja Agung itu merasa terhina dan sangat kecewa. Karena serdadu itu justru memiliki ‘nama yang sama’ dengan Raja.
Suatu hari, Raja Iskandar Agung memanggil serdadu itu dan berkata, “Kamu, pilih salah satu, hentikanlah tindakan pengecutmu, ataukah ubahlah namamu.”
(1500 Cerita Bermakna)
Antara: What’s in a Name dan Nomen est Omen
Inilah dua buah nama atau ungkapan romantis yang mungkin masih sering kita dengar yang masing-masing ditulis oleh sastrawan Inggris, William Shakepeare dalam novel romantisnya, Romeo and Juliet.
Ungkapan yang kedua diucapkan oleh Plautus, dramawan Romawi Kuno yang hidup pada abad III SM.
Di dalam kancah peradaban umat manusia dan bahkan di negeri kita segala sesuatu telah diberikan sebuah nama spesial. Teristimewa sebuah nama juga untuk seorang manusia.
Apakah nama kita hanya sekadar label yang ditempelkan pada sebuah nama? Ataukah justru memiliki makna yang sangat dalam yang biasanya mencerminkan sebuah impian dan identitas dari pemilik nama itu?
Mari kita merenungkan makna dari sebuah nama yang relevan dengan kehidupan kita. Sebuah nama yang justru mampu menginspirasi dan bukan malah menghambat hidup kita.
Semoga dalam peristiwa hidup riil kita, dari balik nama kita, justru menghadirkan sosok pribadi brilian dan istimewa yang sesuai dengan arti serta makna nama kita.
Kesepadanan Solutif
‘Slamet,’ yang dapat mendatangkan rezeki keselamatan. Arifin, sang pemukau, karena cerdas menuntaskan aneka masalah hidup. Petrus yang karakternya sekokoh karang padas. Di cemerlang Lusia, pribadi yang bersinar selembut cahaya rembulan.
Jika demikian, maka sungguh, betapa indah dan bermaknanya hidup kita!
…
Kediri,ย 24ย Oktoberย 2024

