Luk. 11: 47-54
”Tersakiti dan terluka, karena dikritik itu terkadang kita menolak kebenaran dengan cara mencari-cari kesalahan orang lain untuk menjatuhkan dan menghancurkannya.”
…
| Red-Joss.com | Orang-orang Farisi dan para ahli Taurat merasa tersakiti dan terluka, karena dikritik dan ditegur keras oleh Yesus. Reaksi mereka adalah tidak mengakui dan memperbaikinya, melainkan ingin membalas dan menghancurkan Yesus seperti dalam kisah Injil hari ini: “Setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal. Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya” ( ayat 53-54 ).
Karena itu, yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Menerima kritik dan teguran orang lain sebagai cara Tuhan untuk memperbaiki dan mengubah diri ini;
2) Jangan menghina dan mencelakan mereka yang mengkritik dan menegur kita;
3) Gunakan kritik yang positif dan berdasarkan fakta itu untuk berubah;
4) Abaikan kritik yang dilakukan, karena iri dan ketidaksenangan orang lain terhadap kita.
Akhirnya, jangan mencari-cari kesalahan orang lain untuk menutupi aib sendiri, karena sesaat ketika kita menemukan satu kesalahan sesama, maka semua mata itu akan memandang seribu kesalahan dan dosa kita.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.