“Dari Nabi Salomo, kita belajar bijaksana. Carilah kerajaan Allah dan kebenarannya agar semua ditambahkan kepadamu.” – Mas Redjo
Kenali dan sadar diri, hal itu yang sedang kurenungkan untuk pensiun dari dunia bisnis!
Caranya dengan berdoa, meditasi, laku prihatin, dan berserah ikhlas, saya mohon agar pikiran dan hati saya disinari nur-Nya.
Tidak mudah, tapi keputusan saya sudah bulat dan mantap. Saya mundur dari dunia bisnis!
Banyak teman terhenyak kaget dan menyayangkan keputusan saya yang cepat dan mendadak itu. Tapi saya menanggapi dengan senyum. Pensiun, lalu ngapain?
Saya ingin kembali menekuni hobi menulis. Jika dulu menulis fiksi, kini saya menulis tentang keimanan untuk pengembangan rohani jiwa.
Saya sadar diri, cepat atau lambat, saya harus kembali, berpulang, dan menghadap kepada Sang Pencipta.
Saya berbagi motivasi dan inspirasi hidup itu tidak untuk pengakuan dunia. Tapi, karena saya temukan makna tugas perutusan Tuhan Yesus untuk taat dan setia pada-Nya.
Anak-anak sudah mandiri. Saya tidak khawatir dengan masa depan mereka, karena saya percaya Tuhan memberi yang terbaik bagi mereka yang mengimani-Nya.
Kebutuhan saya dan istri juga tidak besar. Semua telah direncanakan baik, dan saya amat mengandalkan kemurahan hati Tuhan.
Kilas balik saya ingin pensiun dari bisnis, karena hidup saya bagai mimpi dengan anugerah Tuhan yang luar biasa. Kini saatnya saya sadar dari mimpi itu untuk kembali kepada-Nya.
Berbinis itu untuk mengumpulkan materi, tapi berbagi motivasi dan inspirasi kehidupan itu tabungan jiwa.
Berbagi dengan sukacita, karena Tuhan memberi kita secara cuma-cuma.
Terpujilah Tuhan!
Mas Redjo

