“Menyiasati sikon yang berat dan sulit itu langkah cerdik. Tapi bersiasat untuk merugikan orang lain itu jahat.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Adalah tidak berarti, bahwa hal yang mudah itu untuk dipersulit. Tapi yang benar adalah, meski sikonnya berat dan sulit itu agar dibuat jadi mudah. Ketika kita menyiasatinya untuk mencari solusi dan jalan ke luarnya.
Kita bersiasat itu tidak harus untuk merugikan orang lain dan demi meraih keuntungan besar.
Misalnya, sebagai mekanik atau teknisi, kita mengakali pelanggan untuk mengganti ‘spare part’ ini dan itu. Faktanya alat-alat itu sekadar diservis dan dibersihkan, tapi minta biaya penggantian alat baru pada pelanggan.
Ada juga industri rumahan yang mengakali pelanggannya dengan menggunakan trik nakal dan curang demi menangguk keuntungan besar, tanpa memperhatikan resiko dan kesehatan pelanggannya.
Sejatinya, kita bersiasat itu untuk mencari jalan ke luar dari situasi kondisi yang berat dan sulit itu dengan bijak, dan tanpa merugikan orang lain.
Caranya adalah, dengan mudah bersyukur kita menerima kenyataan pahit itu. Karena di balik semua itu, Tuhan menyiapkan rencana yang terbaik bagi kita yang percaya dan mengimani-Nya.
Dengan bersikap jujur dan benar, kita tidak harus takut menghadapi harga-harga bahan yang bergerak naik dan persaingan pasar yang makin kompetitif.
Kita tidak harus ikut latah dengan menaikkan harga, mengurangi bahan, mengganti material dengan ‘kw’, atau bahan kimia yang tidak sehat.
Dengan berbuat curang, kita lupa, bahwa keluarga kita juga dinafkahi secara tidak halal, dan bisa berefek buruk bagi kesehatan keluarga.
Berbeda hasilnya, jika kita piawai dalam mengelola usaha sendiri. Caranya, hasil keuntungan itu ditabung untuk penguatkan fondasi dan pengembangan usaha, atau investasi lain yang produktif.
Sehingga, ketika kenaikan harga bahan tidak terkendali dan ekonomi makin sulit, kita tidak kelabakan. Karena usaha telah mapan, pemodalan kuat, dan kita selalu siap sedia dalam mengantisipasi tantangan perekonomian.
Sejatinya, berwirausaha itu ibarat hidup di tengah kawanan serigala. Sehingga kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati (Matius 10: 16).
Tetaplah tangguh dan rendah hati.
…
Mas Redjo

