Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Veni, Vidi, Vici“
(Julius Caesar)
…
| Red-Joss.com | Siapakah yang tidak mengenal sepak terjang dan sikap kediktatoran dari tokoh paling legendaris sang Pemimpin Imperium Romawi ini?
Riwayat Singkat
Ia dilahirkan pada tahun 100 SM di Subura, Italia dan wafat pada 15 Maret 44 SM di Pompei karena ditikam sebanyak 23 kali oleh Brutus, si anak angkat dan tangan kanannya sendiri.
Alea Iacta Est
Tulisan refleksi tentang keberanian ini, saya fokuskan pada aspek sepak terjang, yang dikenal sebagai sosok pribadi yang antidialog dan tanpa kompromi sebagai satu-satunya prinsip dalam hidupnya.
Pada akhirnya, bahwa seluruh rangkaian sepak terjangnya saat ia secara brutal mengambil aneka keputusan, lewat adagium termashur, ‘Alea Iacta est’, ‘Dadu sudah dilemparkan’.
Dadu sudah dilemparkan bermakna, bahwa tak pernah akan ada jalan untuk kembali mengubah keputusan. Keputusan Julius Caesar tidak akan pernah dapat diubah kembali.
Ia tidak akan bergeming, walaupun hanya seinci. Sekalipun ia dikenal sebagai sosok yang licik, picik, dan oportunis serta doyan berkhianat terhadap para saingannya, namun dunia telah mengakui reputasi hebatnya sebagai pemimpin yang bertangan dingin.
Hal ini pun terbukti secara historis, bahwa di masa kepemimpinannya, Kerjaan Romawi justru sangat disegani lewat taklukan demi taklukan.
Veni, Vidi, Vidi
Tampak juga keberanian dan sikap percaya diri l Julius Caesar yang terungkap lewat seruannya yang mendunia, “Veni, vidi, vici.” Artinya, “Saya datang, saya melihat, dan saya menaklukan.”
Ucapan ini dituturkannya dengan sangat antusias di hadapan Senat Romawi. Di sini, Caesar mau mendeskripsikan betapa sikap percaya diri, setelah Ia dengan sangat cepat dapat mengalahkan Pharnaces II dari Pontus dalam pertempuran Zela / Turki.
Ia juga sangat berani untuk mengubah kalender kerajaan Romawi menjadi kalender Julian. Bukankah sikap itu mencerminkan sebuah keberanian yang mencengangkan dunia?
Sebuah Refleksi Hidup
Setelah Anda mencermati dengan saksama keberanian dan sikap percaya diri berlebihan dari Caesar, apa isi refleksi Anda?
Aspek hidup apa yang merupakan amanat personal bagi hidup Anda?
…
Kediri, 30 September 2024

