Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Berusahalah untuk tidak jadi manusia yang berhasil, tapi berusahalah jadi manusia yang berguna.”
(Albert Einstein)
…
| Red-Joss.com | Ya, sungguh, jika kita hanya jadi manusia yang berhasil, belum tentu kita otomatis akan jadi pribadi yang berguna bagi kehidupan ini.
Berhasil dan Berguna
Jika kita memang sungguh berhasil, tapi keberhasilan itu dalam bidang apa? Untuk siapa? Apakah semua orang yang sudah dinyatakan serta diakui sebagai pribadi yang berhasil otomatis akan menjadi pribadi yang berguna?
Hidup adalah Suatu Perjuangan
โVivere militare estโ, hidup itu adalah suatu perjuangan. Jika demikian, sungguh benar makna adagium ini. Riil pula, jika hal ini disandingkan dengan idiom, โhidup yang tidak diperjuangkan, hanyalah sebuah kesia-siaanโ.
Empat Cara Arif Melihat Dunia
Terdapat empat cara paling arif, jika Anda sungguh ingin melihat realitas sejati di atas dunia ini!
Mari pandanglah dunia ini dengan:
- Rasa Bersyukur. Syukur adalah puncak dari kesadaran terdalam seorang manusia. Dalam konteks luhur ini, tentu Anda dan saya perlu selalu belajar memandang realitas hidup ini secara positif.
- Ketekunan. Ketekunan adalah kekuatan terdahsyat yang terkandung dari dalam diri manusia. Bukankah sebuah keberhasilan sejati, selalu dilandasi oleh spirit ketekunan jiwa dan kerja keras?
- Keberanian. Tak ada keberhasilan tanpa suatu keberanian. Sikap keberanian adalah sahabat sejati dari suatu keberhasilan. Bukankah musuh terbesar di dalam hidup ini ialah ketakutan? Jika kita hidup dilandasi oleh rasa takut, tentu kita tidak akan pernah menemukan potensi dasyat diri ini, bukan?
- Kerendahan Hati. Inilah sebutir mutiara paling berharga yang terkandung di dalam keluhuran budi batin kita.
Di seluruh jagad hidup ini, dunia telah meratapi kehilangan spirit dari kerendahan hati. Ingatlah selalu, bahwa ‘di atas langit, masih ada langit.’ Hendaklah kita tetap tulus untuk bernaung di bawah keteduhan sepucuk payung kerendahan hati ini!
Manakah Harta Milik Anda
Dari keempat keping kekuatan maha dasyat ini, apakah kita memiliki semuanya? Ataukah kita hanya memiliki tiga, dua, ataukah hanya satu?
Dungguh berbahagia dan membahagiakan, jika ternyata, kita memilikinya. Karena apa, mengapa, dan bagaimana pun keempat butir mutiara hidup hidup ini, justru bercokol mesra di kedalaman diri pribadi kita.
“Eureka”
Saya pun telah menemukannya!
(Archimedes)
…
Kediri, 28ย Septemberย 2024

