“Sederhana, tapi pasti. Ketika kita mencari dengan kesungguhan hati, dijamin kita menemukannya.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | “Tidak harus orang yang ahli di bidangnya dan profesional. Tapi yang utama adalah disiplin kerja, rajin, dan tekun agar sukses itu mengiringi hidup kita.”
Nasihat itu saya peroleh dari Ayah seorang teman, Bapak A (alm), yang mempunyai semangat juang tinggi dan tidak kenal menyerah. Meski ia jatuh terpuruk, tapi segera bangkit kembali, bahkan memulai usaha baru itu dari nol lagi untuk meniti sukses yang lebih besar.
Dari Bapak A pula, saya termotivasi dan terinspirasi dengan cerita sukses teman-temannya yang merintis usaha dari nol. ‘Dari zero jadi hero’.
Bapak G misalnya. Dari penjual telor asin yang ke luar masuk kampung di daerah S itu sukses membangun pabrik keripik singkong.
Begitu pula dengan Bapak D yang awalnya menjajakan rokok dari bis ke bis itu, kini dipercaya jadi distributor terigu yang memasok ke pabrik-pabrik roti di Jabotabek.
“Jaga hidup prihatin!”
Hal itu yang ditekankan oleh Bapak A agar, ketika sukses itu menyertai, kita tidak berubah dan berperilaku aneh-aneh, hingga lupa diri.
Banyak contoh orang sukses yang jatuh terpuruk, karena tidak bisa menahan diri. Menuruti hawa nafsu, berfoya-foya dan meninggalkan keluarga. Akibatnya, usaha berantakan, dan keluarga pun jadi korban.
Dengan menjaga hidup prihatin dan bijak mengelola keuangan itu sebenarnya kita ditempa agar tidak mudah kagetan dalam menghadapi tantangan perubahan zaman dan persaingan usaha.
Saya juga disadarkan dengan nasihat bijak mantan Bos saya dalam berbisnis. Bahwa “untuk sukses berbisnis itu kita dituntut menguati fondasi modal usaha agar tetap kokoh dalam persaingan yang kian kompetitif. Tapi fondasi yang utama dan pertama kita adalah iman takut akan Tuhan.”
Tetap teguh dalam menjaga fondasi iman dan hidup prihatin, dijamin kita berdiri kokoh menghadapi tantangan zaman!
…
Mas Redjo

