“Kenali baik pekerjaan yang hendak kau tekuni, supaya memudahkan langkahmu.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Sederhana, jelas, dan itulah realita. Faktanya, banyak orang melupakan hal prinsipil itu. Karena tergiur kerja ringan, instan, dan untung besar. Akibatnya banyak orang yang ‘keblondrok’ alias tertipu, dan rugi.
Sudah teramat sering kita melihat, mendengar, atau membaca berita miris itu di medsos. Karena ingin cepat kaya dan memperoleh uang secara mudah, banyak orang tidak menggunakan akal sehat lagi.
“Saya harus bagaimana, Pakdhe?”
Untuk yang kesekian kali pelanggan atau teman yang mengadu kepada saya, setelah mengalami kerugian, bahkan hingga ratusan juta!
Sebagai teman, saya hanya mampu menghibur, meneguhkan, dan sabar agar ke depan makin berhati-hati untuk tidak cepat percaya, meski dengan sahabat sendiri. Apalagi, berkaitan dengan uang. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang (1 Timotius 6: 10).
Bagi saya, untuk memperoleh uang itu harus bekerja keras. Saya juga tidak peduli, jika dinilai berpikiran kolot dan kuno.
Begitu pula saat tetangga rumah menawari saham investasi dengan keuntungan ‘wow’, tapi tidak masuk akal. Meski ia menunjukkan bukti-buktinya. Di zaman now, adakah uang dibagikan secara cuma-cuma dan tanpa embel-embel?
Berpikir cerdas!
Itu yang saya tekankan pada siapa pun untuk berhati-hati dalam menyikapi tawaran menggiurkan, cepat kaya secara instan, dan tanpa mau bekerja keras. Karena tangan orang lamban membuat miskin, tapi tangan orang rajin menjadikan kaya (Amsal 10: 4).
Lebih bijak, kenali bidang usaha atau profesi yang digeluti dan miliki visi ke depan agar memudahkan kita melangkah untuk mewujudkan impian itu.
Bekerja dan berdoa (Yakobus 2: 27). Tuhan memberkati.
…
Mas Redjo

