| Red-Joss.com | Gereja sekarang, baik di tingkat Paroki maupun di Lingkungan, dalam situasi yang menarik. Karena makin tertata rapi dengan tata kelola Pastoral, organisasi, dan perencanaan strategik, namun ada kecenderungan jatuh pada birokrasi dan beban administrasi.
Apa pun namanya: seorang Gembala/Koordinator/Ketua Lingkungan itu esensinya sama. Mereka berada pada posisi itu, karena empunya ‘strategic thinking’, empunya kapabilitas menggerakkan kawanan (umat). Mereka paham cara menggunakan dan mengembangkan sumber daya untuk mencapai tujuan. Tujuan layanan adalah membangun umat sebagai Gereja yang berdaya pikat, berdaya tahan, berdaya cerah dan misioner.
Jelas, bahwa parameter sukses seorang Gembala, Koordinator, Kaling adalah mencapai tujuannya yakni: umat yang berdaya, bukan tata kelola. Bukan ‘framing’ seperti ditulis Markus 8: 36, bahwa sukses sejati itu tidak identik dengan uang, harta, kuasa. “Apa guna memiliki seluruh dunia ini, jikalau kehilangan nyawa?”
Memiliki Gereja yang megah, perangkat organisasi yang wah, dan umatnya penuh daya itu menjadikan layanan penuh haru. Jalan senyap menuju Surga.
Salam sehat.
…
Jlitheng

