“Love the giver more than the gift.” Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Berbagi dan memberi itu tidak hanya membahagiakan hati, tapi juga membuka pintu rezeki. Jangan berkecil hati, ketika kita baru bisa memberi sedikit. Karena yang terpenting itu bukan jumlah yang diberikan, melainkan niat dan ketulusan hati saat kita berbagi.
Jangan takut kekurangan saat kita berbagi harta dan rezeki. Sudah banyak kisah, pengalaman, dan bukti. Ketika kita mudah berbagi itu justru semakin banyak rezeki yang dilimpahkan Tuhan. Berbagi itu tidak membuat kita kekurangan. Justru orang yang selalu perhitungan itu akan selalu merasa kekurangan.
Berbagi itu wujud rasa syukur. Rezeki gratis dari Tuhan itu kita bagikan dan salurkan pada mereka yang membutuhkan. Ajaibnya: ada sukacita, damai, kasih dan kebahagiaan, ketika kita berbagi. Tapi selalu ada kekhawatiran bagi orang yang pelit dan perhitungan.
Bila hati ini merasa sedih, berkurangan, dan merasa tidak bahagia, ke luarlah untuk berbagi pada orang yang membutuhkan. Sukacita dan bahagia itu akan datang. Rasa syukur ditambahkan, kesedihan dihapuskan, dan rezeki itu bahkan berkelimpahan.
Memberi dengan sukacita, anugerah Tuhan luar biasa.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

