“Guru di sekolah itu ingat dengan murid yang pintar atau nakal. Tapi Guru Agung mengenal dekat murid yang rendah hati.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Begitu pula dengan kita. Jika ingin dikenal dan dekat Tuhan Yesus, kita harus miliki pribadi yang bersahaja dan rendah hati.
Untuk jadi murid Tuhan Yesus yang baik, kita tidak boleh miliki iman yang suam-suam kuku. Tapi harus miliki pribadi yang murah hati untuk mengasihi sesama.
Semangat mengasihi sesama itu hendaknya jadi landasan hidup umat Kristiani untuk mengikuti dan meneladani Tuhan Yesus.
“Ibu-Ku dan saudara-Ku adalah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya” (Lukas 8: 21).
Penegasan dalam firman Allah yang luar biasa, karena kita disebut sebagai saudara-saudari-Nya. Bahkan kita disebut pula ‘yang berbahagia’ (Matius 7: 24-27).
Faktanya, apakah kita berbahagia dengan mendengarkan firman Allah dan melakukannya?
Saatnya firman itu terus menerus direfkeksikan sepanjang hidup kita untuk jadi saluran berkat Allah.
Sejatinya orang yang berbahagia itu mereka yang hidupnya untuk memberi dengan murah hati. Mengasihi sesama dengan meniti jalan kerendahan hati agar kita taat dan setia pada kehendak Allah.
…
Mas Redjo

