Bagian 48
| Red-Joss.com | Kata “Fides Quaerens Intellectum” adalah ekspresi Latin yang diterjemahkan jadi “Iman Mencari pemahaman.โ Konsep ini sering dikaitkan dengan St. Anselmus dari Canterbury, seorang filsuf Kristen abad pertengahan. St. Anselmus percaya, bahwa iman adalah titik awal untuk mencari pemahaman yang lebih dalam tentang Tuhan dan misteri-Nya.
Ide di balik “Fides Quaerens Intellecum” adalah, bahwa iman dan akal tidak saling bertentangan melainkan bekerja bersama dalam harmoni. Iman memberikan dasar dan motivasi untuk mencari pemahaman intelektual yang lebih dalam tentang Tuhan, ciptaan-Nya, dan ajaran-Nya. Melalui latihan pikiran dan tindakan, orang-orang percaya dapat mendalami pemahaman tentang kebenaran iman dan bertumbuh dalam hubungan mereka dengan Tuhan.
Konsep ini sejalan dengan ajaran Gereja Katolik tentang pentingnya iman dan nalar dalam mengejar kebenaran dan pemahaman. Katekismus Gereja Katolik menegaskan kesesuaian iman dan akal budi, menyatakan bahwa “percaya kepada Tuhan dan kepada hal-hal Tuhan tidak bertentangan dengan akal budi” (KGK 35).
…
Rm. Petrusย Santosoย SCJ

