“When you cant find your sunset, be that sunshine.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Secara perlahan pemandangan nan indah matahari menghilang di balik gunung Dempo. Kemerahan dan keemasan perlahan berubah kelam nan hitam. Itulah keindahan sunset. Akhir kadang menakutkan, tapi akhir juga bisa terlihat indah.
Jika akhir menakutkan, awal pun kadang penuh kekhawatiran. Antara matahari terbit dan terbenam sebenarnya sama-sama berada dalam ketidakpastian. Bukankah hidup juga seperti itu. Kita lahir ke dunia begitu indah, imut, dan menggemaskan. Bersinar terang sampai pada puncak dewasaan. Lalu perlahan mulai meredup dan menghilang dalam kematian.
Bila hidup hanya berkutat pada awal dan akhir, jelas ketakutan dan kekhawatiran itu yang ada. Ingat antara awal dan akhir ada rentang perjalanan hidup, proses kehidupan, ada terang dan awan, panas dan dingin. Ingatlah selalu ada peran Tuhan dalam proses kehidupan. Ingatlah pada momen di mana Tuhan menunjukkan kepada kita, bahwa hidup itu indah, penuh berkah, warna, dan sarat dinamika.
Meskipun hari akan berakhir, namun proses perpisahan bisa memberikan pengalaman estetis yang tak tertandingi yang pantas disyukuri. Suatu fase mungkin berakhir, namun itu adalah peluang untuk merayakan pencapaian. Saat merayakan proses yang telah kita nikmati sejauh ini.
Jika kita tidak bisa menemukan cahaya dalam kehidupan maka jadilah cahaya itu.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

