“Untuk seorang Ibu yang sudah senja di usia, dan kini terbaring tak berdaya, dalam harapannya yang masih ada, ingin tetap menapaki asanya.”
Please, bantulah aku jangan sampai kupotong salibku, satu-satunya jembatan ke Surgaku.
Tuhan telah membawa aku di jalan salib-Nya, mengajarku melangkah di jejak hidup-Nya. Perjuangan yang telah Tuhan lakukan dan pengorbanan-Nya demi hidupku dan hidupmu.
Tolong dampingi aku yang pincang dan tidak lagi tegak berdiriku, untuk tetap mengikuti Yesus, Tuhan dan Rajaku.
Walau sukar dan berat jalan salib-ku, aku akan tetap di sisi-Nya, berjalan bersama Tuhan dalam penderitaan, sampai akhir, untuk hidup mulia.
Salam sehat.
…
Jlitheng

