Bagian 33
| Red-Joss.com | Konsep berakar di dalam Kristus merupakan aspek mendasar dari iman Katolik, yang menekankan pentingnya memiliki hubungan yang mendalam dan kuat dengan Yesus Kristus sebagai sumber iman dan kehidupan kita. Konsep ini didasari oleh ajaran Gereja Katolik mengenai sentralitas Kristus dalam kehidupan orang yang percaya dan mengimani-Nya.
Dalam Katekismus Gereja Katolik, gagasan ini tercermin dalam beberapa paragraf yang menyoroti pentingnya Kristus sebagai fondasi iman dan sumber makanan spiritual kita.
Paragraf 790 dari Katekismus menyatakan, โOrang-orang yang percaya menanggapi firman Tuhan dan jadi anggota tubuh Kristus, makin akrab bersatu dengan Dia: Dalam tubuh itu kehidupan Kristus disampaikan kepada mereka yang percaya, dan melalui sakramen, disatukan dalam cara yang tersembunyi dan nyata untuk Kristus dalam gairah dan pemuliaan-Nya.
Selanjutnya, paragraf 790 menekankan pentingnya berakar di dalam Kristus melalui sakramen-sakramen, yang merupakan saluran kasih karunia Allah yang menyatukan kita dengan Kristus dan memelihara kehidupan spiritual kita. Kesatuan dengan Kristus melalui sakramen ini memperkuat iman dan membantu kita untuk bertumbuh dalam kekudusan.
Singkatnya, jadi berakar dalam Kristus berarti memiliki hubungan yang mendalam dan intim dengan Yesus Kristus, sumber iman dan dasar kehidupan spiritual kita. Hubungan ini dipupuk melalui doa, sakramen, dan kehidupan pemuridan yang memungkinkan kita untuk bertumbuh dalam iman kita dan menjalani ajaran Gereja Katolik.
…
Rm. Petrusย Santosoย SCJ

