“I desire mercy, not sacrifice.“
…
| Red-Joss.com | Kata-kata Tuhan Yesus itu untuk menanggapi orang-orang yang selalu nyinyir dengan kebaikan yang dilakukan-Nya.
Memang menyebalkan berhadapan dengan orang-orang yang senang nyinyir, tanpa mempunyai rasa belas kasih.
Tuhan Yesus mengajarkan suatu hal yang sangat mendasar, penting, dan sangat dibutuhkan oleh setiap jiwa, yaitu belas kasih.
Jika sebagai murid Tuhan Yesus, kita tidak mempunyai belas kasih, lalu apa yang mau diunggulkan? Tidak ada. Apa pun yang kita lakukan, berikan, dan kita persembahkan, jika tidak ada dasar belas kasih, sungguh tidak ada maknanya.
Belas kasih itu harus jadi penggerak jiwa, pendorong hati, pengarah pikiran, dan penunjuk jalan. Sebab dengan semangat belas kasih, kita menunjukkan indikasi ini:
- Kita memberi dengan sukacita dan menikmati hidup dengan penuh syukur.
- Kita mengarahkan pikiran ini pada hidup yang semakin bernilai.
- Kita makin mengerti keutamaan hidup untuk bijaksana.
Belas kasih itu harus dipelajari, dimengerti, dan dipraktekkan oleh murid Kristus. Sebab Tuhan Yesus sudah menunjukkan banyak contoh tindakan belas kasih-Nya, yang diungkapkan dengan frase ini: “Hati-Nya tergerak oleh belas kasihan.”
Ungkapan itu menggambarkan, bahwa saat berhadapan dengan kemalangan, belas kasih Tuhan Yesus menggoncangkan, mendesak dan mendorong-Nya untuk segera bertindak. Sehingga banyak pribadi yang disembuhkan penyakitnya, dipulihkan jiwanya, dan diselamatkan jalan hidupnya.
Maka, yang namanya tindakan belas kasih itu mahal harganya. Sebab yang diberikan bukan lagi sekadar uang, barang, atau material tertentu. Melainkan yang diberikan adalah kasih, yaitu kasih Tuhan yang telah diterimanya itu lalu menghasilkan buah-buah kasih yang bisa dibagikan. Itulah keunggulan dari para murid Tuhan Yesus hingga sekarang ini.
Bahkan di Tahun 2016 lalu, selama satu tahun kita telah mendalami keutamaan ini dalam Yubelium Luar Biasa Tahun Belas Kasih. Bahkan ada contohnya, bagaimana kita bisa melakukan tindakan belas kasih itu dengan 7 olah jasmani dan 7 olah rohani.
Mari kita jadi penggerak dari karya belas kasih Tuhan Yesus.
Semoga semakin banyak jiwa yang disembuhkan dari penyakit dan luka-lukanya. Yang dipulihkan semangat hidupnya dari keterpurukan dan kegelapan hidup.
Yang diselamatkan dari lorong-lorong jalan yang sesat dan yang hidupnya selama ini tidak berpegang pada kebenaran Firman Tuhan. Yang dimenangkan dalam Tuhan, sehingga dia tahu untuk memeliakan Tuhan. Yang ditemukan kembali untuk bisa berkumpul, berziarah, dan saling memberkati dalam nama Tuhan Yesus.
Pastikan, bahwa hati kita tergerak oleh belas kasih Tuhan. Karena belas kasih-Nya akan jadi pemenang kehidupan.
“Terimalah masa lalumu tanpa penyesalan, jalani masa kini dengan percaya diri, dan songsong masa depanmu tanpa rasa takut.”
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

