“Bahagia itu pilihan dan anugerah Tuhan.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Buat apa susah? Ingat, lagu yang didendangkan Koes Plus agar kita singkirkan susah itu dari hidup kita. Karena tidak ada gunanya bersedih hati. Lebih baik kita bergembira dan bahagia.
Hidup ini hanya sementara. Karena itu harus dimaknai. Cara untuk memaknainya juga sederhana. Memberi dengan sukacita. Karena kita dipilih dan diutus Tuhan Yesus untuk mewartakan Kabar Gembira.
Hidup ini pilihan, ketika kita berani memutuskan untuk hidup bahagia. Kita mewartakan Kabar Gembira dengan komitmen, konsisten, dan setia melakukan kehendak-Nya.
Karena taat dan setia pada Tuhan Yesus, kita jangan mengingkari-Nya dengan perilaku yang tidak terpuji dan memalukan-Nya. Tapi hidup yang berkenan bagi-Nya.
Kita dapat belajar dari Bunda Maria yang menyimpan semua peristiwa iman itu dalam kerendahan hatinya.
Kita juga tentu ingat, ketika Tuhan Yesus mengutus murid-Nya untuk pergi mewartakan Kabar Gembira. “Jika di suatu tempat tidak mau menerima dan mendengarkan kita, ke luarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kaki kita sebagai peringatan bagi mereka (Markus 6: 11).
Berpikir positif dan berprasangka baik untuk mengambil hikmat dari peristiwa iman adalah jalan hidup bahagia juga.
Dengan berpikir positif dan berprasangka baik, hati kita tidak mudah tersinggung, kecewa, atau apalagi terluka. Tapi, dengan berbesar hati kita mendahulukan kepentingan orang lain dan memahaminya.
Mari disimak dan didendangkan bersama lagu Bahagia Manusia (Madah Bakti 214):
Bahagia manusia. Yang tidak tuli hatinya. Yang mendengarkan sabda Bapa. Tekun melaksanakannya. Sabda Tuhan penuh daya. Yang tersesat dipanggil-Nya. Disembuhkan-Nya yang luka. Yang mati dihidupkan-Nya
Mari, hidup bahagia bersama Tuhan Yesus!
Mas Redjo

