Bagian 27
| Red-Joss.com | Konsep penciptaan adalah pusat pemahaman Katolik tentang tindakan Tuhan dalam membawa alam semesta dan semua yang ada menjadi ada. Katekismus Gereja Katolik mengajarkan, bahwa Tuhan adalah pencipta segala sesuatu yang ada, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat (KGK 295). Ciptaan adalah tindakan kehendak Tuhan yang bebas dan penuh kasih, yang melalui Dia mengeluarkan segala sesuatu dari ketiadaan (KGK 296).
Katekismus menegaskan, bahwa Tuhan menciptakan dunia dari ketiadaan, ‘ex nihilo’, melalui Firman-Nya dan Roh-Nya (KGK 703). Tindakan penciptaan ini bukanlah hasil dari keharusan atau kesempatan, tapi berakar pada kebijaksanaan dan kebaikan Tuhan. Ciptaan Tuhan ditandai dengan tatanan, keindahan, dan tujuan, mencerminkan kesempurnaan dan keselarasan Sang Pencipta Ilahi (KGK 299).
Katekismus juga mengajarkan, bahwa manusia memiliki tempat yang unik dalam ciptaan Tuhan. Dibuat dalam gambar dan rupa-Nya, manusia dipanggil untuk berpartisipasi dalam karya kreatif dan pemeliharaan Tuhan (KGK 307). Partisipasi ini melibatkan pengelolaan bumi dan sumber daya yang bertanggung jawab, serta menumbuhkan hubungan manusia dan masyarakat sesuai dengan rencana Tuhan (KGK 307-308).
Katekismus juga menekankan, bahwa penciptaan itu bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkabn sebuah realitas yang berkelanjutan. Tuhan mendukung dan mengatur ciptaan, menegakkannya dalam eksistensi dan membimbingnya menuju tujuan akhirnya (KGK 301).
Providence Ilahi ini dinyatakan dalam hukum alam dan keteraturan yang mengatur alam semesta, serta dalam perawatan konstan Tuhan untuk semua makhluk (KGK 302).
Gereja Katolik juga mengakui pentingnya penyelidikan ilmiah dan studi penciptaan. Katekismus mendorong pengejaran pengetahuan dan pemahaman tentang dunia alami, karena dapat mengarah pada apresiasi yang lebih besar terhadap kebijaksanaan dan kekuatan kreatif Tuhan (KGK 283-284).
Singkatnya, pemahaman Katolik tentang penciptaan adalah, bahwa Tuhan adalah pencipta segala sesuatu, menghasilkan alam semesta dan segala sesuatu di dalamnya ke luar dari ketiadaan. Ciptaan adalah tindakan kehendak bebas Tuhan, ditandai dengan tatanan, keindahan, dan tujuan. Manusia yang dibuat dalam gambar Tuhan, memiliki peran khusus dalam ciptaan-Nya. Ciptaan adalah realitas berkelanjutan yang didukung oleh perawatan pemeliharaan Tuhan, dan studi tentang penciptaan dapat memperdalam penghargaan kita terhadap kekuatan kreatif Tuhan.
Rm. Petrus Santoso SCJ

