“Hidup itu berproses, jangan banyak protes.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Perjalanan hidup ini kadang tidak sesuai dengan dimaui. Adakalanya kita harus melewati jalanan terjal dan berliku. Meski begitu, jangan mengeluh untuk melewati masa-masa itu. Percayalah masa kelam itu akan berlalu. Segala cobaan, kesedihan, tangisan, beban dan rintangan itu juga akan berlalu.
Terimalah semua itu dengan sabar, iklas dan berbesar hati. Hidup ini memang tidak selalu menjanjikan perjalanan itu mudah. Tidak peduli kita ini siapa, latar belakang keluarga, jabatan, dan tidak peduli pula seberapa kaya kita ini. Karena dalam hidup ini selalu ada masalah.
Percayalah, masalah yang dialami dan dihadapi itu juga ada masa berlakunya. Tidak ada gunanya kita bersungut-sungut saat badai menimpa. Jangan putus asa saat hidup penuh kesedihan, derita, luka dan terasa sia-sia. Jika Tuhan izinkan semua itu terjadi, karena Dia tahu kita mampu.
Bersyukurlah, jika ada masalah. Meski hal itu tidak mudah. Karena masalah juga bisa memberi pembelajaran yang berharga. Tantangan, kegagalan, dan cobaan itu kadang membuat kita jadi peka untuk melihat peluang, dan jadi pemenang. Lewat masalah itu pula, kita diajar agar makin dekat dengan Sang pencipta, dan makin dewasa dalam iman.
Berhentilah untuk mendengarkan kata orang. Kita hanya mempunyai dua tangan, dan tidak bisa menutup semua mulut. Yang bisa kita lakukan adalah menutup telinga dengan kedua tangan dan abaikan komentar serta nyinyiran orang yang ingin merendahkan dan menjatuhkan kita. Karena tidak semua orang itu setuju dengan yang kita perbuat. Kita juga tidak maju, jika hanya mendengarkan omongan dan nyinyiran itu.
Lebih baik kendalikan diri, dan abaikan yang tidak bisa kita kendalikan. Karena kebahagiaan dan kesuksesan itu akan kita dapatkan. Hidup itu berproses, maka jangan banyak protes. Hidup itu Tuhan yang menentukan, kita yang menjalani, dan orang lain yang komentari.
Tetaplah semangat, bertekun dalam perjuangan dan doa untuk mewujudkan impian itu jadi nyata.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

