“Seorang pecundang itu selalu menyalahkan, pemenang selalu mencari peluang.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Saat jalan hidup terasa berat dan susah, janganlah menyerah. Ketika suara di luaran sana membuat ragu, teruslah maju. Ketika semua orang dengan berbagai cara membuat kita terjatuh, berdirilah teguh. Suatu hari nanti pengalaman jatuh bangun itu akan membuat kita bangga. Karena kita akan ingat masa-masa itu.
Masa di mana kita mempunyai pilihan untuk menyerah, tapi menolak untuk pasrah. Masa di mana bukan hanya pintar berkata-kata, tapi membuktikannya dengan usaha. Masa di mana semua gagal, menyerah dan tumbang, tapi kita tetap berdiri tegap layaknya seorang pemenang.
Berhentilah menyalahkan, karena ciri pecundang selalu mencari kesalahan. Salah keadaan, teman, pimpinan, salah rekan, bahkan Tuhan pun disalahkan. Pecundang itu hanya omong doang, tapi tidak mau berjuang. Pecundang selalu protes, tapi enggan berproses.
Jadilah pemenang. Pemenang yang selalu mencari peluang dan berjuang. Ia tidak berkata-kata, tapi bekerja dan berkarya. Ia tidak banyak protes, tapi mau berproses. Meski berat dan susah, ia tidak menyerah. Meski gagal, ia mencoba lagi. Gagal, mencoba lagi, dan lagi. Tidak ada kata menyerah untuk berjuang hingga akhir.
Ingat Tuhan memilih orang yang mau dan niat bekerja, bukan yang mampu. Mau berproses, berusaha, berjuang, dan pantang menyerah. Orang yang mau untuk selalu mengandalkan Tuhan. Ia mempunyai harapan, harapan yang membuka jalan bagi setiap kesulitan. Ia mempunyai iman yang jadi kompas penunjuk jalan dan terang kehidupan. Ia mencintai setiap proses kehidupan, karena yakin Tuhan menyertai dan memberkati.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

