“Bersyukur bikin hidup bahagia, tapi bahagia belum tentu bersyukur.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Hidup itu kadang lucu dan unik. Ketika di gunung, pantai kita rindukan. Tiba di pantai, gunung yang kita inginkan. Saat kemarau kita bertanya, kapan hujan. Diberi hujan, kemarau malah kita tanyakan. Sudah tenang di rumah, kita ingin pergi. Begitu pergi, kita ingin ke rumah kembali.
Sudah memperoleh ketenangan, kita malah mencari keramaian. Keramaian kita temukan, ketenangan malah yang kita rindukan. Sudah dipercaya dengan kelimpahan harta, ingin hidup sederhana. Yang sederhana ingin jadi kaya. Sebenarnya kita mau mencari apa? Seolah kita tidak pernah cukup dengan yang ada dan kita terima.
Sesungguhnya sumber dari semua itu adalah keinginan. Kita mempunyai keinginan yang tidak pernah terpuaskan. Keinginan yang selalu kurang. Tidak pernah ada kata cukup, tapi yang ada itu selalu kurang.
Tuhan menciptakan kita tidak untuk mengejar keinginan. Tuhan mencukupkan dan mengabulkan doa, bukan karena keinginan kita, melainkan kebutuhan.
Belajarlah mengatakan cukup untuk semua hal dalam hidup ini. Belajar untuk mensyukuri setiap anugerah dan berkat yang Tuhan beri. Kebahagiaan dan sukacita itu akan tinggal dalam hati. Rasa bersyukur itu melahirkan damai dan ikhlas berbagi. Sudahkah kita bersyukur saat ini?
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

