Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Baca dan pahamilah seluruh realitas kehidupan ini, agar kita mampu memahami diri kita dengan benar.”
(Amanat Kehidupan Sejati)
…
| Red-Joss.com | Mencermati judul “Bacalah,” saya teringat kisah unik perjumpaan iman antara Nabi Muhammad dengan Malaikat Jibril, utusan Allah di Gua Hira.
Bukankah kata kunci sebagai saripati dari isi perjumpaan itu ialah lewat sebuah impreratif alias sebuah perintah. Perintah tentang apa dan untuk apa? Ya, perintah untuk membaca!
Perintah untuk Membaca
“Iqra kitabaka,” “Bacalah buku.” Buku apa? Tentang apa? Aneh juga, karena bukankah Muhammad adalah orang yang tidak dapat membaca?
Tentu, konteks ini sudah masuk dalam ranah spesifik keimanan.
Lewat tulisan reflektif ini, semoga kita mampu untuk menangkap sinyal positif kesemestaan dari isi pesan moral ini.
Mengapa Kita perlu Membaca?
Apa tujuan kita membaca buku dan membaca hal apa saja? Bukankah lewat media bacaan apa saja, kita justru diajak untuk dapat meraih kunci peradaban?
Konteks dari perintah untuk membaca, tidak dimaksudkan bahwa hanya untuk membaca buku. Membaca itu tidak selalu identik dengan membaca teks tertulis saja. Tidak!
Anda dan saya perlu cermat serta cerdas untuk mampu membaca suasana dan isi dari pergulatan kehidupan kita ini.
Mampu juga membaca tentang lika-liku kehidupan umat manusia. Atau membaca tentang kemanusiaan kita yang morat-marit ini. Juga kita membaca tentang keunikan kepribadian setiap orang di sekeliling kita.
Untuk apa dan mengapa kita perlu membaca tentang semua realitas hidup ini? Tujuannya agar kita dapat memahami dan akhirnya hidup dengan sadar serta bertindak dengan baik dan benar.
Jadi, kita diajak untuk membaca buku dalam konteks yang sangat luas dan bermakna ganda.
Kita membaca agar sebagai makhluk manusia mampu meraih kunci dari misteri peradaban.
Karena bukankah Sang Tuhan telah memerintahkan, agar kita hidup menguasai alam semesta ini?
Perintah untuk membaca merupakan amanat yang bersifat semesta.
Lewat membaca, manusia akan mampu meraih kunci peradaban!
…
Kediri,ย 3ย Juliย 2024

