“Dari buahnyalah kamu akan mengenalnya. Setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik”
(Matius 7: 16-20).
…
| Red-Joss.com | Penglihatan dan pertimbangan itu yang bijaksana agar kita tidak salah memilih dan mengambil keputusan. Karena kita tahu kualitas dan keunggulannya.
Di Indonesia, di Bulan Nopember, mendatang diadakan “Pesta Demokrasi” Pilgub/Pilbub/Pilwako. Sehingga akan muncul pemimpin baru yang dipilih oleh rakyat untuk memajukan daerahnya. Tapi saat memilih dan memutuskan itu tidak mudah, jika ada politik uang. Dibutuhkan kebijaksanaan dan keberanian untuk melawan segala godaan dan intimidasi itu.
Coba dengarkan pengajaran Yesus, ketika mengingatkan para murid tentang kemunculan nabi-nabi palsu itu. Untuk menguji mereka, apakah mereka itu nabi palsu atau bukan, dilihat dari buah-buahnya. Nyambung tidak antara kata dan tindakan. Di kesempatan yang berbeda Yesus juga pernah mengingatkan para murid-Nya untuk tidak mengikuti perbuatan orang-orang Farisi dan ahli Taurat, karena mereka tidak melakukan apa yang mereka ajarkan (Matius 23 : 3). Karena keahlian, kepandaian itu bisa digunakan untuk mengelabui dan menipu. Sehingga sangat disayangkan.
Sesungguhnya yang diungkapkan Yesus ini sangat penting, karena kecenderungan para calon pemimpin itu senang mengumbar janji, saat kampanye Pilkada. Faktanya, ternyata banyak janji yang diingkari, tidak terwujud setelah terpilih. Karena mereka sibuk mencari duit.
Hal itu sangat memprihatinkan, karena tidak jarang, janji-janji itu dibungkus dengan nama Allah dan ayat-ayat Kitab Suci. Padahal para pengumbar janji itu juga tidak hidup sesuai dengan ayat Kitab Suci dan ketentuan Allah, yang nama-Nya dicatut untuk memperteguh janji-janji yang diumbar para pencari kursi kekuasaan itu. Haus akan kekuasaan, dan menghalalkan segala cara. Silahkan diidentifikasi, siapa calon pemimpin yang layak dan pantas dipilih untuk pilkada mendatang.
Kini yang lebih penting lagi adalah, kita hendaknya jadi pelaksana Sabda Tuhan, supaya kita dapat melawan kepalsuan dari para nabi yang menggerogoti dan sering mengelabui kehidupan kita itu.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

