Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Mintalah maka kamu akan diberi, ketuklah maka pintu pun akan dibukakan bagimu.”
(Amanat Sang Pencipta)
…
| Red-Joss.com | Hidup beriman lewat wadah agama tertentu adalah suatu yang sangat personal.
Tidak seorang pun dapat mengintervensi, karena itu merupakan sebuah keyakinan personal.
Keyakinan yang diimani secara tulus dan jujur kepada Sang Pencipta, itulah sesuatu yang sangat menguatkan hati orang beriman itu.
Bahkan, sesuatu yang secara rasional tidak masuk pada akal sehat manusia, pun dapat terjadi, karena keyakinan tulus untuk memohon serta kehendak bebas Tuhan untuk menjawab permohonan Anda.
Seperti yang terungkap lewat sebuah misteri di dalam kisah unik dan misterius berikut ini.
Tulang Mujarab
Para Biarawan sedang panik. Bagaimana tidak, karena tulang belulang seorang Santo yang sangat dipercaya dapat menyembuhkan segala penyakit telah dicuri dari Biara.
Sementara itu, keesokan harinya para Biarawan itu akan menyambut para peziarah yang datang untuk memohon kesembuhan.
Sudah dibayangkan, bagaimana kecewanya para peziarah, jika besok ternyata mereka tidak menyentuh tulang belulang itu.
Kepala Biara mendapat akal. Lalu dimintanya para Biarawan untuk menggali makam seorang penjahat yang dikuburkan di samping Biara untuk mengambil tulang belulangnya.
Tulang belulang itu lalu diletakan di tempat relikui, layaknya tulang santo atau santa.
Keesokan hari, ribuan peziarah datang untuk melakukan ritual penyembuhan. Mereka dengan tulus menyentuh tulang tersebut sambil berdoa meminta mukjizat kesembuhan.
Alangkah terperanjatnya para Biarawan itu, setelah menyaksikan peristiwa keajaiban, ketika terjadi penyembuhan.
Mereka tak habis pikir, bagaimana mungkin tulang penjahat bisa semujarab tulang santo.
(Hamdan Hamedan)
Berguru pada Saru
Ternyata segala sesuatu dapat terjadi, jika Tuhan mengizinkan. Bahwa tak ada yang mustahil, jika Tuhan menghendaki-Nya. Kunfayakun!
Itulah misteri terbesar dalam hidup beriman bagi orang-orang yang sungguh percaya.
Hal terbesar dan terluhur dari kisah ajaib ini, tidak terletak di dalam peristiwa keajaiban (penyembuhan) itu, namun lebih pada kuatnya keyakinan orang beriman yang sangat tulus memohon dan kerelaan Tuhan untuk mengabulkannya.
Apa pun dapat terjadi, jika Sang Maha Kuasa menghendaki-Nya!
Ini bukanlah perkara apa agama dan keyakinan Anda. Apa suku bangsa Anda. Namun, lebih pada aspek misteri kehendak dan kerahiman Tuhan.
Hal ini bersumber dari lubuk hati manusia yang tulus dan jujur bermohon, dan Tuhan pun mengabulkan.
Tak ada yang mustahil bagi orang-orang yang sungguh beriman!
…
Kediri,ย 19ย Juniย 2024

