| Red-Joss.com | Tiba-tiba aku berpikir tentang waktu.
Di setiap langkahku, diikuti oleh waktu. Waktu berputar, tapi kesempatan hidupku semakin berkurang. Tambah umurnya, dan tambah tua!
Di setiap langkahku, dicatat oleh sang waktu. Seolah waktu itu mengirimkan pesan, “Hei, apa yang sudah kamu lakukan dan kerjakan?” Efektif dan efisienkah?
Di setiap langkahku, diingatkan oleh sang waktu. Seolah waktu itu terus-menerus menyadarkanku, “Kapan terakhir, aku mengucap syukur kepada Sang Pemilik Waktu?” Barusan, sudah lama, atau tidak pernah?
Ketika kulihat jam tanganku. Ternyata sudah sore, menuju petang, dan sebentar lagi menuju malam. Waktu berlalu sedemikian cepat! Besok sudah berganti hari lagi.
Adakah kita mengisi waktu ini dengan hal-hal yang bermanfaat bagi sesama? Kita memaknai hidup ini sebagai ucapan syukur kepada-Nya?
Sesungguhnya, mengisi hari demi hari adalah waktu terindah untuk membangun intimasi dengan Tuhan. Sehingga, ketika saat kita tiba untuk menghadap pada-Nya, bunyi sangkakala berkumandang di Surga.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

