“Live your life.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Saat kecil, ketika kita ditanya, mau jadi apa nanti, kalau sudah besar? Enteng dan tanpa pikir langsung dijawab: jadi pilot, presiden, dokter, pengusaha, dan sebagainya. Hebat, semua jawabannya. Tapi coba sekarang, ketika dewasa ditanya, mau jadi apa? Kita bingung dan mutar-mutar menjawabnya.
Itulah hidup. Ketika tidak banyak yang ditakutkan, dikhawatirkan, dan tak banyak himpitan persoalan maupun tantangan hidup. Dengan mudah kita bermimpi dan bercita-cita.
Ayo, bangkitkan lagi mimpi besar itu untuk jadi nyata. Raih masa depan yang cerah dan penuh berkah.
Ingat, tiga hal ini dalam hidup kita agar masa depan jadi cerah, mimpi jadi nyata, dan hidup layak di hadapan Tuhan.
Pertama: ‘Live your life’. Jalani hidup ini dengan syukur, sukacita, dan semangat. Karena rasa syukur itu mengurangi komplain, keluhan dan banyak protes. Sukacita itu mengajari kita hidup tanpa beban, meski tantangan, hambatan, dan masalah itu datang. Semangat pantang menyerah itu akan mengusir rasa malas dan mental rebahan. Sehingga hidup ini jadi penuh warna.
Kedua: ‘Do the things you love, live in the moment and do review your life’. Lakukan hal, pekerjaan yang kita sukai. Tentunya yang positif, baik, dan berguna. Ketika kita mencintai pekerjaan, skill, hidup dan mencintai Tuhan, maka rezeki, berkat, dan anugerah itu akan mendatangi kita. Sebaliknya ketika kita tertekan, terpaksa dan terasing dengan hidup, pekerjaan, bahkan malas berdoa. Maka kesuksesan dan rezeki itu lambat laun akan menjauhi dan meninggalkan kita.
Tingkatkan semangat hidup ini agar kita tidak lemot. Tingkatkan pula pengetahuan, asah skill dan kemampuan serta pertajam kepekaan hati hidup rohani ini. Niscaya bukan hanya jadi pintar dan ahli, melainkan dewasa juga dalam hidup rohani kita.
Ketiga: ‘God always be with you’. Yakini, bahwa kita tidak sendirian, tapi bersama dan andalkan Tuhan, maka tidak ada kata mustahil. Dia yang akan membalas perjuangan, tetesan keringat dan air mata kita.
Saat orang di sekitar meninggalkan, mentertawakan kegagalan, dan kejatuhan kita. Tuhan tetap sertai, dampingi, dan semangati kita untuk berjuang pantang menyerah.
Jadilah pribadi yang sabar, tabah, dan tangguh. Buatlah Tuhan selalu tersenyum, karena semuanya indah pada waktu-Nya.
Deo gratias.
…
Edo/ Rio, Scj.

