| Red-Joss.com | Ketika ditanya tentang berdoa yang baik, supaya dikabulkan Allah, saya menjawab, bahwa doa itu tidak sekadar meminta, tapi harus diwujudkan lewat tindakan nyata.
Doa itu harus didasari niat, maksud, dan tujuan baik sebagai ungkapan pujian dan syukur pada Allah agar doa itu menjadi berkat bagi sesama.
Sesungguhnya Allah Maha Baik, karena ciptaan-Nya itu baik agar kita hidup baik, dan makin baik lagi.
Jika berdoa untuk hal yang buruk itu datangnya dari si jahat.
Ketika kita dilecehkan, dihina, atau bahkan dikhianati, kita tidak harus membalas dan mendoakan yang buruk. Tapi memberi maaf dan mendoakan yang baik, karena Allah itu murah hati.
Dengan mengalah, kita mendulukan kepentingan dan memahami orang lain, untuk belajar mewujudkan doa, memaknai kesabaran, ketabahan, dan rendah hati.
Ketika mengalami hal yang buruk dan berat dalam hidup ini, kita tidak harus reaktif, termehek-mehek, dan menolaknya dengan keluhan, komplain, atau menyalahkan orang lain.
Dengan bersyukur, kita membuka hati. Untuk mencerna, memahami, dan mencari solusi agar kita melihat hal positif yang tersembunyi. Karena karunia Allah itu sungguh luar biasa agar kita menemukan hikmat-Nya.
Dengan senantiasa bersyukur, kita rendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan Allah, dan bahagia.
Dengan senantiasa berbuat baik dan beramal kasih pada sesama sebagai ungkapan syukur kita. Karena hidup kita adalah anugerah dan milik Allah.
…
Mas Redjo

