| Red-Joss.com | Pernahkah kita melihat atau bahkan mengalami sendiri kecelakaan terjadi setelah semua usaha ‘preventive’ dilakukan?
Peristiwa itu mirip seperti, ketika bibir tergigit gigi sendiri. Kok bisa? Padahal bibir dan gigi sudah bertahun-tahun bekerja dengan profesional? Pepiling dari tubuh, bahwa ‘ada batas’.
Ketika semua sudah dilakukan dan masih saja kecelakaan terjadi, di situlah manusia perlu ‘eling‘ dari batinnya! Sisi yang oleh sebagian orang disadari sepenuhnya, dan sebagian yang lain melalaikan.
Bahagia manusia dalam MB 214 menyalakan pijar batin kita.
Manusia yang tidak tuli hati, yang mendengar sabda Bapa, dan yang tekun melaksanakannya, dialah yang berbahagia.
Karena sabda-Nya penuh daya. Yang sesat dipanggil, yang luka disembuhkan, dan yang mati dihidupkan.
Dengarkan Dia! Jangan sampai tergigit bibirmu.
Salam sehat dan tetap teguh dalam iman.
…
Jlitheng

