Salam hormat dari kawanan kecil domba di Indonesia untukmu Sang Gembala Gereja, Paus Fransiskus.
Yang Mulia Bapa Paus,
Melalui sosial media, kami tahu informasi tentang adanya perang di mana-mana, deretan kasus kekerasan, perdagangan orang, konflik politik, masalah kerusakan lingkungan, kemiskinan, dan aneka dampak negatif dari derasnya pengaruh teknologi informasi digital. Kami kawanan kecil domba-domba di Indonesia, merindukan arahan dan bimbingan Bapa Paus. Bagaimana dengan kekuatan iman bisa menghadapi tantangan zaman. Semoga saat datang ke Indonesia, dalam dialog dengan para petinggi Negara, bisa memberi solusi untuk sejumlah masalah di tanah air kami.
1
Kebrutalan Zaman dan Perang
Senjata canggih terus diproduksi
dan para penguasa semakin percaya diri
jika memiliki senjata dan canggihnya teknologi
sesuai perkembangan zaman digital
Ada lagi organisasi terorisme
juga berbagai bentuk kebrutalan
nyawa manusia dibantai seperti binatang
Atas nama kebenaran dan perintah suci
demi mengagungkan Yang Ilahi
Dahulu ada semboyan heroik
Jika ingin damai, siapkan perang
Tetapi sekarang berbeda kepentingan
Perang terjadi demi kekuasaan politik
Perang berkobar demi bisnis senjata
Perang karena perebutan sumber daya alam
Manusia berkembang beranak pinak
ruang bumi semakin sempit terbatas
Sumber daya alam gencar dikuras
masalah lingkungan semakin membahayakan
Kebutuhan manusia tak terbatas
sumber daya alam terbatas dan kritis
2.
Sahabat Para Pemimpin Dunia
Ada mimpi dan harapan
kepada para pemimpin dunia
Entah pemimpin politik
Entah pemimpin agama
Entah para pemilik modal
Entah para bijak pandai
Semuanya menjadi sumber kebijaksanaan
Semuanya bisa bekerja sama
demi keselamatan kemanusiaan universal
demi kelestarian lingkungan hidup
Ternyata…
belum tentu bisa terwujud
karena masing-masing berbeda ideologi dan kepentingannya
Ada doa dan andalan
kepada Bapa Paus Fransiskus
sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia
sekaligus Kepala Negara Vatikan
Agar
Menjadi sahabat segenap pemimpin dunia
sehingga bersama membangun perdamaian
sehingga bersama menyelamatkan lingkungan
Demi kehidupan harmoni kemanusiaan
Demi ketersediaan sumber daya alam
Kami kawanan kecil domba-domba
meyakini kemampuan doa dan kesahajaan pribadi
Bapa Paus Fransiskus
mampu berkomunikasi dan bersahabat
mampu mencegah dan menghentikan perang
mampu mengatasi kemiskinan dunia
Karena rahmat dan kuasa Kegembalaan
Yang diterima dari Sang Gembala Agung
Tuhan Yesus Kristus
Sang Raja Semesta Alam
3..
Damai Surga di Atas Bumi
“Datanglah KerajaanMu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi, seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki hari ini
Bebaskanlah kami dari yang jahat”
Penggalan doa Bapa Kami
yang diajarkan oleh Yesus Kristus
Sang Raja Semesta Alam
Dia memberikan kuasa dan tongkat Kegembalaan
kepada Santo Petrus
Dan dilanjutkan hingga kini oleh Paus
Bapa Paus Fransiskus
Kami kawanan kecil domba-domba
bertanya dan berharap padamu Bapa Paus
“Apakah Bapa Paus
bisa mengunakan kuasa Kegembalaan Yesus
untuk mengatasi kemiskinan dan menghentikan perang”
Dengan Rahmat Sang Raja Semesta Alam
mengapa aneka kekerasan dan brutalisme
serta perang yang berkobar
Tidak bisa didamaikan dan dihentikan
Mengapa perang di Israel dan Palestina terus berkobar
dan Bapa Paus tidak mengunjungi kedua Negara itu untuk mendamaikannya
Bagaimana dengan berbagai kekerasan dan kemiskinan di Amerika Latin, di mana mayoritas penduduk adalah umat gereja Katolik
Kami kawanan kecil domba-domba
yakin dan percaya doa Bapa Paus
yakin dan percaya kuasa rahmat Allah pada Bapa Paus
untuk bisa menghadirkan surga di atas bumi
Dunia yang damai bagi semua manusia
karena raganya sejahtera
dan jiwanya harmoni dengan sesama
di tengah alam lingkungan yang satu
Kami yakini dan percaya bahwa
Semua manusia
adalah sesama saudara
Satu dan sama udara yang dihirup
Satu dan sama darah manusia
Satu dan sama harkat martabatnya
Satu dan sama Sang Penciptanya
Semoga Bapa Paus Fransiskus
bisa gunakan rahmat dan kuasa Kristus
untuk menciptakan perdamaian dunia
dan hadirkan surga di atas bumi
Bapa Paus yang mulia
mohon maaf jika pertanyaan kami tidak berkenan. Itulah mimpi, rindu, damba dan ungkapan isi hati kami. Sambil berdoa, kami menantikan kedatangan Bapa Paus dengan rindu.
Sekian dan terima kasih
…
Simply da Flores

