“Sometimes sitting and doing nothing is the best something, you can do.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Jebakan yang paling halus, tapi mematikan zaman now adalah ‘kesibukan’. Sebagian dari kita senang, bila memperoleh predikat orang sibuk. Sampai-sampai tidak bisa dibedakan antara aktivitas dan efektivitas. Alasannya sih produktif, biar tidak dianggap pengangguran dan pasif.
Orientasi hidup juga bergeser, besarkan gaji lupakan identitas diri. Tidak ada waktu untuk ‘me time’. Untuk diri saja tidak ada waktu, apalagi untuk Tuhan. Seolah iman dan Tuhan itu hanya membuang-buang waktu saja.
Ketika kita sedang berjalan dan kena lampu merah. Jangan terus marah-marah. Dunia mengajari kita untuk berhenti sejenak. ‘Stop and go’. Hidup itu tidak hanya bergerak, karena ada saatnya kita berhenti sejenak. Refleksi dan introspeksi diri. Coba, jika tidak ada lampu merah dan semua orang tidak mau mengalah. Tentu terjadi kecelakaan.
‘Trafic ligth’ mengajari kita, kapan hidup itu harus berjalan, berhati-hati, pelan-pelan, dan kapan harus berhenti. Kesibukan itu jangan membuat kita lupa segalanya. Karena hidup itu harus disyukuri dan berbagi.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

