“Setiap kata adalah doa, dan setiap kata bisa menjadi nyata.” – Rio, Scj.
,,,
| Red-Joss.com | “Stop negatif self-talk!” Berhentilah menilai negatif akan diri sendiri. Kita ini sangat spesial dan berharga. Bukan karena pujian, banyaknya follower, harta, deposito, jabatan, dan bukan karena paras ganteng atau cantik. Melainkan Tuhan yang membuat kita spesial dan berharga.
Pasti di antara kita pernah bilang pada diri ini, “Duh, mengapa saya tidak seperti mereka, bodoh banget, tidak pintar, ganteng/cantik, terlahir dari keluarga miskin,” dan ribuan penilaian negatif lainnya.
Kritik negatif pada diri sendiri, jika dilakukan terus menerus, justru membuat kita tertekan, merasa bersalah, depresi, dan tidak berharga. Karena kata-kata yang diulang terus menerus akan jadi sebuah pembenaran yang akan diyakini dalam hidup. Jauh lebih baik, bila kita bisa mengubah kalimat negatif itu jadi kalimat positif tentang diri ini.
Kata-kata yang diulang itu akan jadi sebuah pembenaran. Daripada hal yang negatif, lebih baik diganti jadi kalimat dan pembenaran yang positif. Ketimbang bilang “saya kok bodoh banget,” lebih baik bilang, “oke ini salah, saya akan belajar lagi.” Daripada bilang “Hidup saya kok susah seperti ini”, lebih baik kita bilang, “Oke, apa yang bisa saya lakukan untuk mengubah keadaan ini jadi lebih baik lagi?”
Hal itu tidak mudah, tapi selalu butuh langkah pertama untuk memulai dan memotivasi diri agar jadi kebiasaan baik.
Belajarlah untuk mencintai diri sendiri mulai dari kata-kata yang kita ucapkan untuk diri kita setiap hari. Setiap kata adalah doa, dan setiap kata bisa menjadi nyata.
Sadari, bahwa masing-masing dari kita diberi talenta dan bakat oleh Allah. Banyak hal yang bisa kita banggakan dan kembangkan. Asal kita mau, Tuhan pasti memampukan. Pantaskan diri ini jadi lahan yang subur untuk tumbuh kembangnya talenta, niscaya talenta itu akan menghasilan buah beratus kali lipat. Tekunlah berusaha dan berdoa. Ora et labora.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

