| Red-Joss.com | Tidak harus berteriak dan ngotot, jika kita tidak sependapat. Beda pendapat atau pemikiran itu hal biasa agar kita saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain.
Ketimbang bicara berjauhan, coba saling mendekat. Untuk berbicara dengan hati di bawah empat mata agar tidak salah dengar, atau timbul kesalah-pahaman.
Jauhi emosi, apalagi mau menang sendiri. Ingat, keegoisan itu datang dari si jahat. Tapi mengepankan hati itu anugerah Allah.
Alangkah asyik, jika kita berbicara saling berhadapan muka. Mata bertemu mata.
Kita berbicara tidak harus berteriak keras, tapi yang penting jelas dan mudah dipahami. Lewat wajah cerah sumringah, senyuman di bibir, dan tatapan mata penuh makna.
Ketika berbicara dari hati ke hati, mungkinkah muncul persoalan dan kesalah-pahaman?
Dengan mengedepan hati, sejatinya kita diajak untuk membuka diri dan memahami satu dengan yang lain.
Dengan berbicara dari hati ke hati, tidak ada persoalan atau masalah yang tak dapat diselesaikan secara baik. Karena pribadi yang saling mengalah, untuk memahami dan mengasihi.
Komunikasi hati adalah ungkapan jiwa untuk saling mengasihi dan bahagia.
…
Mas Redjo

