Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Surat wasiat adalah surat yang berisi pesan atau pun amanat dari seseorang sebelum ia meninggalkan dunia.”
(Tradisi Hidup)
…
| Red-Joss.com | Tulisan berupa sebuah memori ini, khusus saya persembahkan kepada para ilmuwan agung mondial.
Karena lewat tangan, hati, serta kepribadian unggulnya, mereka telah turut membangun spirit untuk memuliakan kemanusiaan, lewat ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka warisi.
Keunikan Personal
Pada kesempatan ini, saya hadirkan sosok pribadi nan brilian, Albert Einstein, sang fisikawan kaliber dunia, yang terkenal lewat teori relativitasnya.
Permintaan Terakhir
Ada tradisi, bahwa seseorang akan menuliskan sebuah surat wasiat di saat-saat menjelang hari kematiannya. Surat wasiat itu, biasanya berisi pesan atau pun permintaan paling akhir kepada keluarga. Tentang apa yang harus mereka lakukan, baik menyangkut prosesi pemakaman atau pun hal warisan yang ditinggalkan.
Di masa hidupnya, almarhum sangat terkenal sebagai ilmuwan besar dunia yang di masa kecilnya, ternyata ia bukanlah anak jenius, malah tergolong sebagai anak yang tertinggal.
Kelak ia pun mendapat hadiah Nobel, uang, serta kehormatan. Namun sejatinya, dia hanya ingin mewariskan nilai-nilai kebajikan sebelum ia meninggal.
Di tahun 1955, Einstein (1879-1955) dirawat di sebuah rumah sakit, karena pendarahan di asterinya.
Ketika ia sadar, bahwa hidupnya tidak lama lagi, maka disampaikan dua hal kepada sahabatnya.
Dua Buah Kata “Tolong”
Permintaan berupa apakah itu?
- Tolong, jangan sekali-kali menjadikan tempat tinggalku ini, sebagai museum peringatan yang kelak akan terus dihormati;
- Tolong, persembahkan kantor kerjaku ini, kepada siapa pun untuk digunakan.
Ternyata beliau tidak menghendaki agar kedua tempat ini untuk dikenang sebagai warisan dari sang ilmuwan besar.
Di saat akhir hidupnya, dimintanya agar orang tidak mengadakan upacara besar saat pemakamannya. Juga, jangan pernah mendirikan sebuah monumen baginya.
Kelak, ternyata jenazahnya pun dibakar. Namun, hingga detik ini, tidak seorang pun tahu, di mana abu jenazahnya itu disimpan.
Apa pandangan dan pendapat kita atas isi kedua permintaan terakhir dari Einstein?
Sungguh, ternyata beliau pun menganut azas hidup, ibarat ilmu padi, kian berisi pun kian merunduk.
Sesungguhnya, keagungan dan kebesaran pribadi seseorang itu tidak didasarkan atas megahnya gapura monumental, namun pada keluhuran serta keagungan pribadinya!
…
Kediri,ย 11ย Meiย 2024

