| Red-Joss.com | Pagi nan indah dalam “what a beautiful world” oleh Louis Amstrong.
I see trees of green
Red roses too
I see them bloom
For me and you
And I think to myself
What a wonderful world
Keindahan lagu “what a beautiful world” ini telah tidak lagi terdengar sejak satu persatu personilnya pergi bertemu yang Ilahi. Lagu ini menorehkan “what a beautiful life” dalam hidup bertetangga di gang PDK 2.
Pemilik band bernama Ansori Sinurat ( Muslim, Lampung, tetangga depan rumah pas, singer, bisa main musik apa saja, meninggal diduga, karena jantung 3 tahun yang lalu, usia setahun lebih tua). Yang berikut, tetangga tepat sebelah kanan rumahku, namanya Ignatius (Jawa, Katolik, meninggal karena Covid dalam usia 3 tahun di bawah saya). Berikutnya Jack (tetangga selisih 4 rumah, Menado, Kristen, pemain bas, dan suaranya mirip penyanyi “what a wonderful world,” meninggal 5 tahun silam, karena sepuh. Usianya 3 tahun lebih tua).
Setiap akhir pekan kami sering berkumpul sekadar bersilaturahmi sambil berdendang bersama.
Sekarang “what a beautiful world” tidak lagi terdengar, seiring perjalanan mereka memenuhi panggilan Ilahi. Sunyi, tapi tidak sepi, karena cucu, tiap akhir pekan hadir, bernyanyi menemani Opanya … “what a beautiful life.”
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

