| Red-Joss.com | Di akhir Doa Kerahiman Ilahi, kami selalu mengucapkan seperti ini: “Yesus, aku percaya kepada-Mu. Yesus, aku percaya kepada-Mu. Yesus, aku percaya kepada-Mu”
Pesannya sangat jelas:
- Percaya kepada Tuhan berarti percaya sepenuhnya. Pertanyaannya, “Sudahkah Anda percaya kepada Tuhan dalam hidup Anda? Apa buktinya?”
- Percaya kepada Tuhan berarti setia. Pertanyaannya, “Apakah Anda benar-benar setia kepada Tuhan dalam hidup Anda? Apa buktinya?”
- Percaya kepada Tuhan berarti mencintai secara total. Pertanyaannya, “Apakah Anda benar-benar memiliki kasih yang total kepada Tuhan? Apa buktinya?”
Setelah Anda menjawab semua pertanyaan di atas dan bisa menunjukkan buktinya, barulah kita lanjut ke level selanjutnya, yaitu bermurah hati, seperti Bapa yang dermawan.
- Dermawan artinya tidak pelit. Pertanyaannya, “Apakah Anda sudah menjadi orang yang dermawan? Apa buktinya?”
- Kedermawanan artinya tidak haus akan penghargaan. Pertanyaannya, “Bukankah Anda termasuk orang yang ingin selalu dihargai? Apa buktinya?”
- Kemurahan hati artinya tidak memandang rendah orang lain. Pertanyaannya, “Apakah Anda selalu menghormati orang lain? Apa buktinya?”
Sekarang, kita pindah ke level lain. Itu tugas yang sangat penting, yaitu tugas untuk bisa memaafkan. Buktinya sangat jelas.
Lihatlah, dua sinar ke luar dari lambung-Nya, merah dan putih, melambangkan darah dan air yang mengalir dari lambung-Nya.
Di sana, kita bisa melihat dan merasakan penderitaan-Nya.
Di sana kita bisa bergetar dan merasakan penebusan-Nya.
Di sana, kita bisa melihat dan menyadari, bahwa kita harus memberikan diri ini untuk disucikan. Mengapa? Sebab dosa-dosa yang kita miliki hanya bisa disucikan oleh Darah dan Air yang mengalir dari sisi-Nya.
Oleh karena itu, dalam Doa Kerahiman Ilahi, kita tidak henti-hentinya mengulang-ulang dua kata ini, “Darah dan Air.” Kami berdoa seperti ini:
“Wahai Darah dan Air yang memancar dari Hati Yesus sebagai sumber rahmat bagi kami, aku percaya kepada-Mu!”
Akhirnya, hal ini terjadi dalam doa kami, “Ya, Tuhanku, jalan-Mu selalu ajaib. Segala sesuatu hanya bisa terjadi, jika aku percaya kepada-Mu.”
“Siapa pun yang percaya pada Tuhan akan menemukan cinta yang sempurna.”
Percaya dan imani!
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

