| Red-Joss.com | Ketika Anda miskin dan berkekurangan, fokuslah pada memperbaiki kepribadian Anda.
“Ketika Anda beroleh rezeki dan berkecukupan carilah cara untuk berbagi pada sesama. Sebab dunia yang diterangi oleh rasa “eling pepodho, eling zaman semono,” selalu melahirkan harapan baru” – Jlitheng
Setiap orang memiliki masa lalunya sendiri, ‘zaman semono’ masing-masing yang berbeda, akan tetapi. di ujung perjalanan pasti akan sama, yaitu titik akhir. Di sana akan ada indikator harapan yang sama untuk semua, yakni… “Apa yang telah kau bagikan untuk saudara-Ku yang paling kecil ini, telah kau lakukan untuk-Ku.”
Pertanyaannya: “Apakah yang selama ini telah kita lakukan, sungguh sesuai kehendak Tuhan?”
Untuk menjawabnya dengan benar, kita membutuhkan kemampuan rohani yang disebut ‘discerment’ atau pembedaan roh, antara yang baik dan buruk, benar dan salah, asli dan palsu.
Istilah pembedaan roh atau penegasan roh biasa dipakai untuk menerjemahkan kata ‘discernment of spirit’, yang berasal dari bahasa Latin ‘discretio spirituum’. ‘Discretio’ berasal dari ‘discenere’, yang artinya menyendirikan, membagikan, menceraikan, memisahkan (satu dari yang lain). ‘Discretio’ merupakan karunia yang memampukan seseorang untuk membedakan antara yang baik dan yang jahat, yang benar dan yang salah, yang asli dan yang palsu.
Maka, pembedaan atau penegasan roh menunjuk karunia untuk membedakan apakah sesuatu berasal dari roh baik atau dari roh jahat.
Keruwetan hidup, yang pada dewasa ini makin mewarnai media sosial, sudah pasti disebabkan oleh makin tumpulnya kemampuan ‘discretio spitituum’ generasi ini. Kemampuan yang harus segera dikembalikan agar hidup ini kembali damai.
Kesempatan masih ada. Selamat menanti karunia Roh Pembeda, yang dijanjikan oleh Guru Abadi kita.
Salam sehat dan tak henti berbagi cahaya untuk memberi peneguhan.
…
Jlitheng

