Simply da Flores
…
1.
Pesona Sepakbola
Telapak sanubari lincah berlari
mengejar bola hasrat jiwa raga
mengecoh aneka halangan rintang lawan
agar sematkan bintang di dada
dengan tepuk sorak penonton
yang menutup warna pelangi
antara hamparan rumput hijau
dan penjaga kotak gawang
Bola, sang karet berisi udara
disoraki jutaan bola mata penonton
dengan kegigihan harus menang
dengan tepuk tangan sorak sorai
dengan teriakan mengatur kaki pemain
dengan kemarahan pada para wasit
dengan harapan menangkan taruhan
dengan kekaguman pada seni permainan
dengan kegembiraan karena hiburan
dengan kebanggaan akan bisnis olahraga
Semuanya dipandu bunyi peluit
aturan sepakbola dan dimensi bermain
manusia makhluk aneka kepentingan
Sedang bermain dan dipermainkan
Pluit dan karet berisi udara
Bola sepak dan telapaknya
Lapangan dan jiwa raganya
2.
Bola-bola Api
Di padang savana gersang
kobar bara membakar duka lara
api kebodohan menyala demi hasrat
mengatasi problema dengan masalah
Asap kegalauan mengepul merana
berjalan tertatih gontai di atas arang
diratapi kerikil dan batu padas
Mengemis air dan sepiring nasi
pada awan dan hutan rimba
Menangis memohon pada buih samudra
agar hempaskan jawaban tanya
Anak-anak negeri berlari
telusuri kampung dan metropolitan
hasrat membara memetik purnama
untuk menerangi kembara seribu jiwa
untuk membangun rumah di angkasa
untuk menciptakan surga di dunia maya
Karena kehabisan angka dan kata
untuk bisa menangkap dunia
yang penuh bisa dan bisa
Jari telunjuk saling bercakar
kepalan tangan membutakan mata
kobar iri dengki antar sesama
atas nama adat budaya agama
dengan aneka kata dan angka
dengan kekuasaan, gengsi dan senjata
musnahkan alam dan membakar sesama
Di manakah nalar dan nurani
Ke manakah jiwa sanubari
dalam kobar nyala bola api
terus membara dan terjadi
3.
Bola-bola Mata
Setiap pribadi adalah musyafir
datang berkelana dipandu takdir
melewati rimba raya suka duka
menenun makna di tengah dunia
dipandu bola-bola mata
Ada lima bola mata
Ada mata raga
yang dilihat dan bisa melihat
Ada mata rasa
yang tersembunyi tetapi bisa melihat
Ada mata nalar
yang jadi dapur untuk melihat
Ada mata hati
yang jadi lumbung untuk melihat
Ada mata jiwa
yang jadi cahaya untuk melihat
Bola-bola mata
bisa memandu jejak langkah pribadi
bisa mencelakakan keselamatan diri
bisa menolong meraih
makna arti
Tergantung pilihan keputusan pribadi
merenda jalan nasib sehari-hari
…

