Simply da Flores
…
1.
Baca Tulis Berhitung
Anak-anak generasi diberi warna
dikelompokkan dalam ruang waktu
lalu diajari baca tulis berhitung
Yang usia dini belajar pelangi
yang putih merah belajar menyanyi
yang putih biru belajar bermain tali
yang putih abu-abu belajar berlari
Mereka didoakan bisa memetik bintang
dan menerjang arus gelombang
karena nenek moyangnya pelaut
Mereka membawa huruf dan angka
menulis cita-cita masa depan
Tumbuh kembang jadi generasi muda
menganyam langkah dengan warna
menenun pribadi dengan angka dan kata
Lalu zaman merebut jiwa raganya
berenang dalam samudra informasi
terbang menjelajah angkasa raya
dengan jemari di layar gadget
sebagai putra-putri digital milenial
kaki tak menginjak debu tanah
2.
Kepada Ibu Bapa Guru
Wahai, Ibu Bapak Guru
terima kasih atas segala jasamu
mengajarkan baca tulis berhitung
dilatih berenang menerjang samudra
diberi sayap terbang di angkasa
disiapkan jalan kelana mengembara
Di tengah sesama dan alam semesta
dengan jemari literasi menulis pribadi
Wahai, para Ibu Bapak Guru
hanya doa dan terima kasih
yang bisa kami balas jasamu
Agar sehat jiwa ragamu
meski sering alami lara derita
menulis membaca menghitung nasibmu
“Pahlawan tanpa tanda jasa”
sebagai kehormatan bagi perjuanganmu
mungkin juga untuk menutup suaramu
dan merantai langkah kakimu
3.
Pelangi Kurikulum Pendidikan
Pada jiwa raga kami
anak-anak penerus generasi
putra-putri pewaris negeri ini
Telah dilukis aneka warna
sudah ditulis huruf dan kata
sudah disematkan angka-angka
Sebagai bekal mengolah cita-cita
melukis sosok jiwa raga
di tengah alam dan sesama manusia
Kami diberi pelangi mantra
agar bisa menyibak misteri fakta
Aneka cara metode kurikulum
telah menjadi prasasti dan strategi
Mendidik kemandirian pribadi kami
sesuai zaman dan dinamika hari
membedakan siang dan malam
memahami hitam putih misteri kelam
Meskipun di luar sekolah
faktanya berlari penuh kontradiksi
dan menagih kami belajar lagi
Bahkan sering dicaplok dan dikuasai
oleh perubahan energi teknologi
yang memaksa kami beradaptasi
demi mendapat air dan nasi
4.
Saktinya Angka dan Huruf
Hari ini istimewa
Merayakan Hari Pendidikan Nasional
dengan segala suka dukanya
dengan semua tentangan peluangnya
dengan aneka kisah cerita
perjalanan pendidikan anak bangsa
dalam membina diri pribadi mandiri
menghadapi fakta hidup yang terjadi
dalam derap roda hari-hari
dalam arus gelombang informasi
dalam samudra canggihnya teknologi
Hari Pendidikan Nasional
saat jedah menatap cermin fakta
melihat sosok diri pribadi kita
merefleksi dinamika pendidikan bangsa
sesuai profesi dan tugas kita
Apakah sungguh cerdas dan trampil
karena sudah mendapat pendidikan
Apakah semua anak bangsa mendapat pendidikan
Bagaimana nasib setelah belajar di sekolah
Seperti apa wajah pendidikan nasional
dan apa yang pantas dirayakan?
Perayaan Hari Pendidikan Nasional
patut disyukuri segala prestasi
Aneka persoalan butuhkan solusi
Tantangan peluang sedang dihadapi
Dan
pelangi pendidikan telah dilukis
Kata dan angka menjadi bekal
untuk memahami fakta dan misteri
dan harus melukis pelangi pribadi
di atas kanvas ruang waktu
di samudra arus gelombang realita
di angkasa harapan dan cita-cita
Hidup dikelola dengan angka dan kata
agar memberi manfaat dan makna
antara surga dan neraka
ladang keputusan jiwa raga
setiap diri pribadi manusia
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

