Simply da Flores
Puisi sering ditulis dengan kata
rangkaian ayat jadi bait
dan diberi judul aneka macam
Tetapi
puisi terakhir Jokpin
ditulis dalam sepi senyap tanpa kata
Sebuah puisi puncak kehidupan
Diam…
Saat sakit, lemah tak berdaya
Jokpin menjelma menjadi kertas putih
Ribuan kata doa jadi ayat sajak
Jutaan simpati menjadi bait puisi
fakta hakikat insan jadi kisah
pelangi makna menjadi irama
Guyuran hujan menjadi diksi
Fakta, tanya dan misteri
akhirnya engkau pergi
purna tertulis buku puisi
dengan judul sahaja “Jokpin”
Diam…
tetapi ribuan kata mengalir
jutaan kalimat menjadi kolam
lahirkan anak sungai makna
terus abadi meraih samudra
menyatu dalam arus ombak gelombang
Selalu kembali mencium pantai kesadaran
membasahi hamparan pasir kerinduan
Puisi dinamika realita kodrat perjalanan
Diam…
Sunyi senyap terkapar tak berdaya
merangkul harapan dan fakta
menenun tangga meraih mentari
akhiri jejak telapak kelana di bumi
Tubuh lebur ke rahim Pertiwi
Jiwa terbang ke angkasa raya
tinggalkan memori dalam puisi
Sajak amanah makna bagi generasi
Diam…
Jokpin telah usai berpuisi
Jokpin menjadi memori puisi
Jokpin adalah prasasti puisi
Dan
setiap pembaca ditemani kelananya
menulis kisan mengukir makna
dengan amal dan karya jiwa raga
sebagai tonggak prasasti sastra
dalam buku alam semesta

