| Red-Joss.com | Selalu dialami dalam perayaan Ekaristi. ‘Unlimited Love’, cinta yang tiada batas.
Selama 18 tahun sebagai imam, peristiwa paling membahagiakan adalah saat merayakan Ekaristi. Pada peristiwa ini ada banyak pengalaman yang dialami secara bersama:
- Dicintai dan mencintai. Yang dicintai, yaitu saya dan mereka yang hadir dalam perayaan Ekaristi, serta yang didoakan selama perayaan Ekaristi itu. Yang mencintai yaitu, Yesus, Sang Roti yang Hidup.
- Pembaruan, kesegaran, dan kekuatan hidup. Untuk perbaharui iman itu bisa dilakukan setiap hari. Jika ada yang tidak bisa merayakan Ekaristi setiap hari, bisa melakukan lewat doa pribadi yang dilakukan setiap hari. Yang penting ada kesegaran baru. Dengan menerima Tubuh dan Darah-Nya. Inilah kekuatan yang selalu didapatkan dalam perayaan Ekaristi.
- Mengalami penegasan yang telah disampaikan Yesus berkaitan dengan pengajaran-Nya tentang Roti yang Hidup. Dia mengatakan, “Whoever eats my Flesh and drink my Blood has eternal life, and I will raise him on the last day. For my Flesh is true food, and my Blood is true drink. Whoever eats my Flesh and drinks my Blood remains in me and I in him” (John 6:54-56).
Penegasan itu terwujud dalam “Unlimited love – Cinta Yesus yang tidak terbatas” dalam setiap perayaaan Ekaristi yang dirayakan.
Sungguh, ini adalah anugerah besar yang diberikan Yesus kepada Gereja-Nya. Itulah sebabnya, Gereja mengajarkan Ekaristi sebagai Sumber dan Puncak dari kehidupan Kristiani.
Itulah sebabnya pula, setiap ada kesempatan untuk merayakan Ekaristi, hadirlah. Alami sendiri pengalaman dicintai dan mencintai. Alami sendiri pembaharuan, kesegaran dan kekuatan. Juga alami sendiri penegasan akan cinta Tuhan yang tidak terbatas hingga akhir zaman.
Scott Hahn penulis buku ‘Swear to God’ memberikan beberapa poin tentang Ekaristi:
- Ekaristi adalah perayaan bersama Surga dan bumi.
- Ekaristi adalah penghadiran kembali kurban Yesus Kristus di salib.
- Ekaristi adalah kehadiran nyata dan kekal dari Yesus Sang Raja dalam Kerajaan-Nya di dunia, Gereja Katolik.
- Kekayaan Ekaristi tak terkira dan tak ada habisnya.
Benar-benar anugerah yang harus kita syukuri atas warisan iman ini.
Aku sebagai imam akan terus merayakannya dengan gembira dan sukacita. Juga bagi rekan-rekan imam di mana pun berada saat merayakan Ekaristi. Amin.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

