| Red-Joss.com | “Berani memberi kesempatan pada anak muda untuk bekerja lebih baik. Orangtua mendampinginya.”
Hal itu seharusnya dimulai sejak dini. Tidak sebatas dalam sektor usaha, organisasi, tapi juga dalam kegiatan yang lain.
Kita memberi kesempatan itu pada anak muda agar mereka berkarya, bertumbuh kembang, bertanggung jawab, dan nantinya mereka yang bakal menggantikan kita.
Faktanya, kita sering kali abai dan bersikap tidak peduli!
Bisa jadi, kita merasa nyaman dan aman dengan kondisi saat ini. Sehingga cocok dengan pameo ini, “kalau sudah duduk lupa untuk berdiri.”
Bahkan tidak sedikit di antara kita yang menyamankan diri dengan aktif di banyak kegiatan dan organisasi. Karena bangga dibilang sok sibuk. Sehingga melupakan keluarga sendiri.
Sesungguhnya, apa yang kita cari dalam hidup ini?
Jika kita mencari uang itu tidak ada habisnya, bahkan hingga kita mati. Untuk apa kita memiliki dunia, jika jiwa binasa? (Mark 8: 36)
Jika kita mencari pengakuan diri dan popularitas itu tiada puasnya, bahkan hingga kita mati. Sebaliknya kita sering kecewa sendiri.
Saatnya kita membuka hati dan refleksi diri.
Banyak kegiatan dan organisasi diikuti, tapi bagaimana dengan keluarga sendiri?
Saatnya kita kembali ke keluarga. Sebelum terlambat, dan menyesal juga tiada guna. Keluarga adalah segalanya dan kebahagiaan kita.
Saatnya regenerasi dalam segala bidang. Beri kesempatan dan tanggung jawab pada anak muda untuk berkembang dan mandiri.
Jangan ragu untuk mendampingi dan mengarahkan mereka untuk kembangkan potensi diri.
Regenerasi cinta itu sumbernya dari hati yang senantiasa bersyukur dan berserah pada Allah agar kita ikhlas dan bahagia.
…
Mas Redjo

