| Red-Joss.com | Orang yang berbahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk berpikir. Sebab berpikir adalah awal sebuah hikmah dan kebajikan.
Orang yang berbahagia itu akan selalu merelakan hati untuk berbagi, karena berbagi itu adalah pangkal kekayaan sejati.
Orang yang berbahagia itu akan selalu menengadah untuk berdoa. Sebab berdoa itu adalah Ibu dari segala ketenangan jiwa.
Rasanya tidak banyak hal yang lebih membahagiakan daripada doa-doa yang dinaikkan untuk kita oleh seseorang yang mengasihi kita. Ketika mendengarkan seorang sahabat berdoa bagi kita dengan ketulusan dan hikmat dari Allah, rasanya kita sedang berada dalam sebuah pengalaman Ilahi.
Sungguh bahagia mengetahui, bahwa, karena belas kasihan Allah kepada kita, doa-doa kita juga didengar oleh-Nya.
Sesungguhnya, bukan darah penguat relasi kita. Jarak kita pun berjauhan bahkan sangat jauh.
Berjumpa pun telah begitu lama kita tidak, bertemu muka pun ada yang belum.
Tetapi mengapa? Ada apa? Mengapa dapat bertahan sebegitu kuatnya, begitu lamanya.
Semua itu terjadi, karena Anda, melalui cara yang banyak tidak kumengerti, telah hadir sebagai saudara dan sahabat, dan turut menulis kisah hidupku.
Doa Persahabatan
Ya Allah …
Jangan biarkan sahabatku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
melangkah kejalan-Mu
Jika kau ijinkan aku merindui sahabatku,
janganlah aku melampaui batas sehingga melupakan cinta hakikiku, rindu abadi dan kasih sejati hanya untuk-Mu. Amin.
Salam sehat dan janganlah jemu berbagi cahaya.
…
Jlitheng

