Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Keunggulan membaca buku: adanya proses mengonfrontasi antara kesadaran manusia dengan masalah yang ada di dalam buku itu.”
(Karlina Supelli)
…
| Red-Joss.com | Kali ini kita akan bersua ide dan adu gagasan dengan seorang tokoh brilian bangsa kita. Dialah, Ibu Karlina Supelli. Sang filsuf dan astronom bangsa kita.
Ada pun ide sentral dan gagasan pokok yang diulas beliau adalah hal “keunggulan dari proses membaca buku.”
Apa pendapat dan pandangan beliau soal keunggulan dari proses membaca buku?
Membaca buku itu tidak identik dengan dunia hiburan tip-top atau menonton film favorit.
Mengapa? Lewat proses membaca buku, kerja otak manusia itu kian dipacu dan dipertajam.
Otak kita dilatih untuk mampu berdialog, baik dengan penulis buku juga dengan aneka gagasan dan pemikiran yang terkandung di dalam isi buku itu.
Jika tidak, maka otak manusia itu kian menumpul, bukan berarti bodoh, tapi ia tidak kritis dan tidak cukup tajam untuk mengonfrontasikan kesadaran pembaca dengan masalah yang ada di dalam buku itu.
Inilah keunggulan dari proses membaca buku, jika dibandingkan dengan hiburan tip-top atau pun menonton sebuah film.
Adapun manfaat yang dapat kita petik dari ulasan beliau, bahwa proses membaca buku itu mampu menajamkan kerja otak dan mampu menumbuhkan sikap kritis berpikir bagi sang pembaca buku.
Bahkan lewat proses membaca buku, seseorang akan mampu berkonfrontasi dengan ide dan gagasan brilian yang terdapat di dalam isi kandungan buku itu.
Kini kita pun mulai sadar dan memahami, bahwa proses membaca itu, bagaikan seorang yang sedang memandang seluruh realitas hidup lewat sebuah jendela yang terkuak lebar.
“Aku membaca, maka aku ada!”
…
Kediri,ย 2ย Aprilย 2024

