| Red-Joss.com | Perjamuan Malam Terakhir, Pencucian Kaki, kesedihan di Taman Getsemani, memanggul salib, kematian-Nya di Puncak Golgota, darah dan air yang ke luar dari lambung-Nya, dipangku oleh Ibu-Nya, dan akhirnya dibaringkan di dalam sebuah makam, menjadi kisah sengsara dan kematian-Nya.
Puncak iman kita lengkap dengan kebangkitan-Nya. Dari sinilah Dia menyapa para murid dengan kata-kata, “Damai sejahtera bagi kamu,” kemudian memberi mereka Roh Kudus, dan mengutus mereka untuk menjadi saksi kebangkitan-Nya.
Christ is alive!
Dia hidup, maka kita pun harus hidup.
Dia bangkit, maka kita pun harus bangkit.
Dia kuat, maka kita pun harus kuat.
Janji baptismu telah diperbaharui!
Bersyukurlah!
Praktekkanlah!
Setialah!
Sekarang kita diminta untuk bersaksi!
Pergilah!
Jangan takut!
Beritakan kebangkitan-Nya ini dengan sukacita.
Pada akhirnya, kita akan kembali, dan Dia akan mengatakan, “Masuklah dan bergabunglah kamu yang setia. Bergabunglah dalam perjamuan pesta Anak Domba.”
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

