“Ada hal-hal yang tak bisa disentuh oleh kematian.”
…
| Red-Joss.com | Malam ini begitu sepi. Sepi nyenyet. Di malam sesunyi ini, saya rangkai kata-kata pilihan untuk memotret rasa hati para murid Yesus yang sedang bergumul sangat parah, antara sedih, takut, cemas, gamang dan hilang harapan. “Mengapa Guruku mati?”
Hati para murid itu bagaikan pelita seperti kehabisan minyak. Badai batin yang menerjang hati mereka nyaris memadamkan nyala yang tinggal sekedip saja. Sunyi makin sepi dan sepinya jadi makin nyenyet.
Sesungguhnya, bukan malam yang melahirkan sunyi, melainkan hati yang terlanjur sepi.
Para sahabat! Orang yang kita cintai tidak akan pernah benar-benar meninggalkan kita. Ada hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh kematian.
Selama cinta itu ada, dan iman pada-Nya bernyala , harapan pasti abadi. Dia yang wafat pasti bangkit seperti dikatakan-Nya.
Salam sehat dan tetap bernyala dalam iman.
…
Jlitheng

