| Red-Joss.com | Benarkah hidup damai sejahtera dan bahagia itu sulit?
Sesungguhnya yang sanggup untuk menjawab dan memutuskan hal itu adalah diri sendiri. Dengan mohon belas kasih Tuhan agar IA berkenan menganugerahkannya kepada kita.
Sesungguhnya untuk hidup damai sejahtera dan bahagia itu amat sederhana, sesederhana kita untuk menjalaninya.
Modal utama dan pertama untuk hidup bahagia adalah kita berani menghidupi hal-hal baik dan positif dalam keseharian serta mensyukuri semua itu sebagai anugerah Tuhan yang luar biasa.
- A: awali hari dengan doa untuk mohon penyertaan, pendampingan, dan bimbingan Allah dalam setiap langkah dan mengambil keputusan.
- K: komitmen untuk melakukan hal-hal baik dan positif. Apa pun yang terjadi itu harus disyukuri.
- U: usaha tiada henti. Kendati jatuh, kita harus bangkit kembali untuk menuntaskan pekerjaan dengan tanggung jawab hingga selesai.
- B: bahagiakan orang lain dengan memberi dari yang kita miliki. Tidak melulu soal materi, tapi bisa juga lewat perhatian, tenaga, dan pikiran.
- A: aktualisasikan hidup dengan selalu perbarui diri, makin baik dan lebih baik lagi.
- H: hadir dan selalu ada bagi orang lain yang kesusahan dan menderita.
- A: amalkan kebaikan dengan menghadirkan wajah Tuhan yang murah hati (Luk 6: 36-38).
- G: gunakan bakat dan talenta yang dianugerahi Tuhan sebagai persembahan hidup untuk memuji dan memuliakan-Nya.
- I: intensi dalam doa, intensipkan dalam pekerjaan. Maka tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya dan mengimani-Nya.
- A: ampuni mereka bersalah dan menyakiti, serta doakan mereka agar sadar diri. Orang ikhlas itu tanpa beban pikiran.
Amalkan amanat Tuhan, perlakukan orang lain seperti pada diri sendiri. Hidup saling mengasihi dan bahagia.
…
Mas Redjo

