“Life is not about achievement, but fulfillment.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Sukses dan gagal itu pilihan dan keputusan. Satu pilihan membawa perubahan, satu keputusan menentukan masa depan. Semua orang ingin sukses, dan tidak mau gagal.
Ternyata baik orang yang sukses dan gagal itu ternyata ada polanya. Orang sukses selalu mau belajar, bahkan saat terpuruk dan mengalami kesulitan. Mereka terbuka terhadap informasi baru, inovasi dan perkembangan baru. Singkatnya, mereka mau menyerap, mengolah, dan meresponnya. Sedang orang yang gagal biasanya merasa sudah tahu, bisa, dan merasa pintar. Tidak butuh belajar dan informasi baru yang menarik. Mereka cenderung berpikiran sempit, yang dilakukan tidak terbuka dengan ha-hal baru, tapi semua hal tertutup, bahkan terpental. Inginya instan, tidak mau susah, dan berproses. Tapi ingat, ketika kita hanya melakukan hal yang mudah, maka masa depan pun jadi susah.
Orang sukses itu suka membantu orang lain. Mereka tidak takut berkompetisi. Karena bersama-sama mereka bisa meraih kemenangan. Orang sukses yakin, bahwa kesuksesan itu bisa dicapai dengan lebih mudah bila ada jaringan dan kerja sama untuk saling membantu meraih impian. Sementara orang gagal cenderung meraih kemenangan dengan menjatuhkan orang lain. Hal yang dipikirkan adalah supaya bisa menang, bagaimana caranya bisa mengalahkan orang lain dan melesat naik setinggi-tingginya. Orang gagal juga senang melihat orang lain susah, dan susah melihat orang lain senang.
Orang yang suskes itu selalu mencari cara, jalan, dan peluang. Sementara orang gagal selalu menyalahkan dan mencari kesalahan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan.
Jadilah pemenang sejati, bukan pecundang. Karena Tuhan senang pada orang yang mau berusaha, belajar, bekerja, tekun beribadah, bersyukur dan berbagi.
Orang yang sukses itu selalu mencari peluang, ketimbang berdiam diri dan menyalahkan orang lain. Niscaya rezekinya akan ditambahkan dan kesuksesan itu jadi bonus dalam hidupnya.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

